Rabu, 25 Juli 2012

PENGERTIAN INTERNET (INTERCONNECTED NETWORK)



INTERNET (INTERCONNECTED NETWORK)
Oleh: Yoga P. Wijaya, S.Pd

PENGERTIAN INTERNET
Internet (Interconnected Network) merupakan jaringan global yang menghubungkan komputer yang satu dengan lainnya diseluruh dunia. Dengan Internet, komputer dapat saling terhubung untuk berkomunikasi, berbagi dan memperoleh informasi.  Dengan begitu maraknya informasi dan kegiatan di Internet, menjadikan Internet seakan-akan sebagai dunia tersendiri yang tanpa batas. Dunia didalam Internet disebut juga dengan dunia maya (cyberspace). internet (dengan huruf  “i” bukan kapital) sebenarnya adalah suatu sistem global jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan standar internet protokol (TCP/IP). Rangkaian internet yang terbesar disebut Internet (dengan huruf “i” kapital). Jadi internet adalah sebuah sistem dan Internet merupakan nama dari salah satu sistem terbesarnya.
Informasi dalam Internet umumnya disebarkan melalui suatu halaman website yang dibuat dengan format bahasa pemrograman HTML (Hypertext Markup Languange). Untuk dapat menampilkan halaman website diperlukan suatu perangkat lunak aplikasi yang disebut dengan browser. Mozilla Firefox, Opera, Google Chrome, Safari dan Internet Explorer merupakan contoh dari browser. Halaman utama suatu website disebut dengan homepage. Dari halaman utama kita dapat membuka berbagai macam informasi melalui tombol yang disebut dengan link. Link dapat menghubungkan kita dengan halaman atau website lainnya, sehingga informasi yang dapat kita peroleh menjadi kaya. Layanan berupa situs yang digunakan dalam memudahkan pencarian informasi disebut dengan Web Search Engine. Contoh dari web search engine adalah Google, Yahoo, dan Bing. Dengan web search engine kita cukup menuliskan kata kunci dari informasi yang akan kita cari, dan dalam hitungan detik informasi tersebut dapat ditemukan. Misalnya dalam mencari informasi tentang artis favorit, kita tinggal mengetik nama artis tersebut sebagai kata kunci di web search engine.
Kemudahan-kemudahan yang ditawarkan oleh layanan Internet telah mengubah cara pandang dan hidup manusia. Berbagai bidang kehidupan bisa dilakukan secara elektronik. Kini orang dengan mudah dapat membeli barang-barang yang diinginkan hanya dengan membuka komputer dimanapun dia berada dan melakukan transaksi secara online. Dari hal tersebut munculah istilah E-commerce (electronic commerce) yang dapat berarti perdagangan lewat dunia maya. Ada pula E-government (electronic government) yang berarti interaksi digital antara pemerintahan dan masyarakat. Dengan adanya e-government memungkinkan transparansi di bidang pemerintahan sehingga informasi tentang pemerintahan dapat diketahui oleh masyarakat, tentunya hal ini akan meningkatkan kepercayaan dan dukungan masyarakat terhadap pemerintah. Selain itu proses birokrasi yang rumit dapat dihapuskan sehingga lebih memudahkan pelayanan pemerintah bagi masyarakat. Terdapat pula istilah-istilah “E” yang lain dalam berbagai sektor kehidupan, seperti E-Bussiness, E-education dan lain sebagainya.
SEJARAH ASAL MULA INTERNET
Internet pada awalnya terbentuk dari lingkungan militer, dibawah naungan Departemen Pertahanan Amerika dengan proyek yang bernama Advanced Research Project Agency (ARPA). Jaringan komputer terbentuk pertama kali pada tahun 1969. Pada saat itu jaringan komputer tersebut hanya terdiri dari beberapa komputer yang dihubungkan dengan kabel dan selanjutnya disebut dengan ARPAnet. ARPAnet sendiri dibangun dengan tujuan membuat jaringan komputer yang tersebar sehingga informasi tidak terfokus di satu titik yang diperkirakan akan mudah dihancurkan bila terjadi peperangan.  Apabila satu bagian dari jaringan terputus, jalur yang melalui jaringan itu secara otomatis dipindahkan ke jalur lainnya.
Pada tahun 1977, lebih dari 100 komputer mini dan mainframe yang sebagian besar berada di universitas terkoneksi ke ARPAnet. Hubungan komputer ini dimanfaatkan oleh dosen-dosen dan mahasiswa untuk berbagi informasi. Pada awal 1980-an, ARPAnet dibagi menjadi dua jaringan, yaitu ARPAnet dan milnet. Milnet merupakan jaringan militer, namun keduanya memiliki suatu hubungan sehingga dapat saling terkoneksi. Jaringan interkoneksi ini disebut dengan DARPA Internet, tetapi selanjutnya hanya disebut Internet. Pada awalnya Internet hanya bisa diakses oleh komputer mini dan mainframe. Setelah dibukanya layanan Usenet dan BITNET, Internet dapat diakses oleh Personal Computer (PC). Kini dengan semakin berkembangnya teknologi perangkat mobile seperti “hape”, PDA, Tablet PC dan Smartphone, bahkan televisi dan berbagai macam alat telekomunikasi lainnya, kita dapat terhubung dengan sangat mudah ke Internet dengan suatu sistem yang disebut WAP (Wireless Aplication Protocol).
LAYANAN ATAU FASILITAS YANG TERDAPAT DALAM INTERNET
Informasi yang berada di Internet begitu luar biasa melimpah dan beragam. Dari mulai tulisan, program komputer, database, gambar, musik, video, film dan lain sebagainya dapat kita temukan di Internet. Layanan yang ada di Internet diantaranya:
  1. E-mail (Elektronik Mail) merupakan fasilitas Internet untuk mengirim dan menerima surat yang ditansmisikan secara elektronik. Dengan e-mail kita dapat mengirim surat nyaris tanpa biaya dan sampai ketujuan dalam hitungan detik, tanpa dibatasi oleh jauhnya jarak yang harus ditempuh.  Selain itu, kelebihan e-mail dibandingkan surat biasa selain dapat mengirimkan pesan berupa tulisan (teks) adalah dapat pula mengirim sisipan pesan (Attachment) berupa file suara, video, gambar dan lain sebagainya.
  2. Mailing List, yaitu perkembangan dari e-mail berupa langganan berita atau informasi yang dikirim melalui e-mail. Seseorang yang sudah mempunyai e-mail dapat berlangganan berita atau informasi dari suatu topik tertentu. Untuk keperluan ini maka penerima e-mail perlu mendaftarkan ke penyedia yang akan menyebarkan berita tersebut supaya alamat e-mailnya tercatat di daftar yang akan dikirimi berita.
  3. News Group atau Network News atau BBS (Bulletin Board Service), yakni aplikasi Internet berupa Electronic Bulletin Board atau fasilitas yang memungkinkan kita tergabung bersama grup dan saling berdiskusi sesuai topik-topik tertentu.
  4. File Transfer Protocol (FTP),  layanan ini memungkinkan pengguna Internet untuk melakukan upload (menyimpan/unggah) atau kegiatan mentransfer file dari satu komputer server web dan download (mengambil/unduh) atau kegiatan mengambil file dari server web dan atau mentransfer file dari komputer ke komputer lain.
  5. Remote login yaitu Telnet, adalah fasilitas untuk mengakses komputer lain dari jarak jauh. Dengan fasilitas ini, misalnya kita yang berada di kota Jakarta dapat mengendalikan komputer yang berada di kota Bandung.
  6. Information Browsing yaitu Gopher, adalah fasilitas untuk menemukan informasi di Internet dalam bentuk menu-menu berupa teks. Kelemahan gopher hanya dapat menampilkan menu-menu sebatas dalam bentuk tulisan.
  7. Advanced Browsing yaitu WWW (World Wide Web), yaitu kumpulan dokumen yang tersimpan di server web dalam bentuk HTML. Pengguna dengan mudah dapat menemukan informasi di Internet tidak hanya dalam bentuk tulisan, melainkan grafis, suara dan video yang saling terkait menggunakan link sehingga disebut hypermedia.
  8. Automatic Title Search, yaitu Archie dan Veronica, adalah fasilitas pencarian informasi di Internet dengan mengetikan tittle (judul) topik.
  9. Automatic Content Search, yaitu WAIS (Wide Area Information System), adalah fasilitas pencarian informasi otomatis dengan meneliti isi dokumen yang ditemukan.
  10. Layanan Komunikasi dua arah, yaitu chat: dapat mengirim dan menerima pesan berupa teks, komunikasi audio: dapat mengirim dan menerima pesan berupa suara , video call: dapat mengirim dan menerima pesan berupa gambar dan suara secara realtime dan teleconference: komunikasi dua arah secara multimedia sehingga memungkinkan kita seolah-olah melakukan suatu pertemuan atau rapat langsung dalam sebuah ruangan tanpa dibatasi jarak.
CARA KERJA INTERNET
Terjadinya sebuah dunia bernama Internet memang sangat rumit. Bagaimana tidak, seluruh orang didunia ingin dilayani permintaan komunikasinya secara praktis, dalam waktu relatif singkat dengan berbagai bentuk format data. Tentunya agar semua permintaan dapat dilayani dibutuhkan suatu sistem aturan yang rumit pula. Cara kerja Internet diatur dalam serangkaian peraturan dan standar yang disebut dengan protokol. Untuk memahami bagaimana Internet bekerja kita harus memahami terlebih dahulu bagaimana protokol tersebut bekerja.
Protokol yang digunakan pada Internet disebut dengan TCP/IP. TCP/IP inilah yang mengendalikan, mengatur, atau mengijinkan terjadinya hubungan, komunikasi, perpindahan data antara dua atau lebih titik komputer (node). TCP/IP memiliki lapisan-lapisan (layer) yang tiap lapisannya memiliki peran masing-masing dalam mengatur lalu lintas paket-paket data agar dapat ditransmisikan dengan baik tanpa rusak atau hilang. Paket data tersebut tentunya berasal dari beragam jaringan komputer berbeda, perangkat berbeda, jarak berbeda. Dengan segala macam perbedaan tersebut, beserta jumlah pengguna diseluruh dunia, dapat dibayangkan betapa luar biasa rumitnya bukan?. Berikut ini sedikit ulasan mengenai lapisan-lapisan pada TCP/IP:
  • Aplication Layer
Aplication Layer (Lapisan aplikasi) bertindak sebagai antarmuka antara pengguna dan sistem, sehingga pengguna dapat dengan mudah menggunakan Internet tanpa direpotkan detail sistem pengelolaan dan transmisi data yang rumit. Lapisan ini memiliki aplikasi khusus protokol seperti hypertext transfer protocol (HTTP), email, chatting, atau file transfer protocol (FTP), dll, yang berkomunikasi dengan lapisan dibawah berikutnya.
  • Transmission Control Protocol (TCP) Layer
Lapisan ini berada antara lapisan aplikasi dan lapisan protokol Internet (IP). Lapisan ini berfungsi untuk menerima dan mengarahkan data ke aplikasi tertentu menggunakan nomor port.
  • Internet Protocol (IP) Layer
Tugas utama dari lapisan ini adalah memberikan identifikasi mesin pada jaringan. Identifikasi diperlukan layaknya sebuah alamat tiap rumah yang bersifat unik/berbeda karena setiap rumah tersebut berada pada tempat yang berbeda, tentu untuk mengirimkan paket agar sampai ketujuan diperlukan alamat yang tepat. Internet protokol berfungsi untuk memberikan alamat yang berbeda pada tiap perangkat jaringan.
  • Hardware Layer
Hardware Layer (lapisan perangkat keras) sesuai denga namanya berfungsi secara fisik menghubungkan komputer ke media transmisi data. Media transmisi tersebut dapat berupa saluran telepon, jaringan selular atau koneksi satelit. Lapisan ini termasuk modem, kartu ethernet dan perangkat keras yang langsung terhubung dengan proses transmisi data. Lapisan ini juga yang berperan dalam menerjemahkan sinyal digital berupa bilangan biner yang dapat dimengerti oleh komputer menjadi sinyal analog yang dapat ditransmisikan lewat saluran telepon dan sebaliknya apabila diperlukan.
Agar komunikasi dapat berjalan sebagaimana mestinya dan agar data dapat dikirim dari komputer pengirim dengan akurat ke komputer tujuan, Internet juga membutuhkan suatu sistem penjaluran (routing) dan pengalamatan. Bayangkan, tentu kita tidak dapat mengirim sesuatu tanpa mengetahui alamat penerima. Oleh karena itu, setiap komputer yang terhubung ke jaringan Internet memiliki suatu alamat yang menggambarkan komputer tersebut secara unik. Artinya masing-masing komputer memiliki alamat yang berbeda. Alamat tersebut disebut dengan IP Adress. Seperti yang dijelaskan di muka, pada protokol TCP/IP lapisan Internet Protokol (IP) adalah lapisan yang bertugas untuk memberikan IP Adress kepada tiap komputer/mesin jaringan. IP Adress adalah deretan angka biner (angka biner adalah angka yang hanya terdiri dari bilangan 0 dan 1) antara 32-bit sampai 128-bit yang dipakai untuk mengidentifikasi tiap komputer host dalam jaringan Internet. Sistem pengalamatan IP tersebut terdiri dari dua jenis, yaitu IPv4 dan IPv6. Contoh dari IP Adress adalah 121.243.222.123 (IPv4) dan 2001:e00:d:10:3:140:83 (Ipv6).
Karena IP Adress umumnya sulit diingat oleh manusia, maka jaringan Internet juga menggunakan suatu sistem penamaan komputer agar nama komputer (Domain name/host name) menjadi berbentuk kata atau frasa. Kata atau frasa semisal “wordpress.com” tentunya lebih mudah diingat daripada deretan nomor IP Adress seperti “121.243.222.123”. Sistem yang menyimpan suatu informasi tentang nama komputer host atau domain dalam bentuk basis data tersebar (distributed database) disebut dengan Domain Name System (DNS). DNS menyediakan servis yang sangat penting untuk Internet. Fungsi dari DNS bisa dianggap seperti buku telepon Internet, dimana saat pengguna mengetikan “indosat.net.id” pada browser maka pengguna akan diarahkan ke alamat IP 124.81.92.144 (IPv4) dan 2001:e00:d:10:3:140:83 (Ipv6).
Sebuah komputer pengguna (Client Computer) yang hendak dihubungkan ke jaringan Internet, pada awalnya harus terhubung kesebuah Server. Sebuah server akan mengatur akses dan mengirimkan data-data dari dan kedalam Internet yang diminta oleh beberapa client, sehingga komputer client dapat mengakses berbagai fasilitas yang terdapat di Internet seperti web, chat, email, dan lain sebagainya.http://yogapw.files.wordpress.com/2012/04/bagan-cara-kerja-internet.jpg?w=600
Gambar 1: Bagan Cara Kerja Internet Pada Saat Transmisi Data Antara Dua Buah Node
Ketika seseorang mengirimkan data lewat Internet, katakanlah bahwa user-A dan user-B merupakan masing-masing pengguna jaringan Internet (lihat gambar 1). User -A menggunakan layanan Internet dengan browser. Pada saat menjalankan browser, user-A hanya berkomunikasi secara langsung dengan lapisan aplikasi. Tindakannya disampaikan melalui lapisan aplikasi pada lapisan TCP. Lapisan TCP berkomunikasi dengan lapisan IP, kemudian lapisan IP berhubungan ke perangkat keras. Bersamaan dengan berjalannya semua itu, masing-masing protokol dengan sistemnya mengatur agar tiap lapisannya berfungsi dengan cara yang tepat. Untuk kemudian data atau permintaan dari user-A dikirim ke user-B, melalui jalur kerangka Internet. Pada saat user-A mengirimkan data berupa teks ke user-B, TCP/IP mulai bekerja. TCP membagi teks tersebut menjadi paket-paket data kecil, menambahkan beberapa informasi (dapat dianggap sebagai pengiriman barang), sehingga komputer user-B sebagai penerima memastikan bahwa paket yang diterimanya tidak mengalami kerusakan sepanjang pengiriman dan menyusun kembali paket-paket tersebut menjadi susunan teks seperti aslinya. Bayangkan betapa luar biasanya Internet bekerja, bahwa semua proses rumit tersebut dapat dilakukan hanya dalam hitungan detik. Dan kita hanya menikmati hasilnya tanpa perlu lagi memikirkan prosesnya J.
BADAN-BADAN ATAU LEMBAGA PENGATUR INTERNET
Seperti yang dijelaskan dimuka mengenai cara kerja Internet, berikut ini adalah badan yang bertanggung jawab dalam mengontrol dan mengatur standarisasinya agar Internet tersebut tetap berjalan dan berkembang menjadi lebih baik:
  • Internet Society International (ISOC)
Merupakan badan profesional dengan keanggotaan terbuka kepada siapa saja baik pribadi, perusahaan, universitas, maupun pemerintah. ISOC merupakan badan yang memfasilitasi Internet, mendukung, serta mempromosikan penggunaan dan akses Internet. Badan ini berurusan tidak hanya dengan aspek-aspek teknis, namun juga aspek politik, sosial, pendidikan, ekonomi dsb dari jaringan internet. ISOC bertujuan untuk menjamin pengembangan Internet yang bersifat terbuka, agar evolusi dan penggunaan Internet dapat bermanfaat bagi seluruh umat manusia di muka bumi.
  • Internet Architecture Board (IAB)
Merupakan badan koordinasi dan penasehat teknis bagi ISOC. Badan ini bertindak sebagai review teknis dan editorial akhir semua standar Internet. IAB memiliki otoritas untuk menerbitkan dokumen standar Internet yang dikenal sebagai RFC (Request For Comment) yang dibuat oleh IETF, IEEE dan lembaga lain yang berhak membuat usulan. Tugas lain dari IAB ialah mengatur angka-angka dan konstanta yang digunakan dalam protokol Internet (nomor port TCP, kode protokol IP, dan lain-lain).
  • Internet Engineering Task Force (IETF)
Adalah unit kerja yang berada di bawah IAB yang terdiri dari orang-orang yang berkonsentrasi untuk mengembangkan aplikasi dan arsitektur Internet kedepannya. Badan ini bertugas untuk membentuk standar Internet. Salah satu tugasnya adalah menerbitkan RFC (Request For Comment) atas suatu protokol atau standar yang diusulkan oleh seseorang untuk dikomentari oleh publik atas persetujuan dari IAB. Websitenya adalah www.ietf.org. IETF ini dibagi dalam 9 kelompok kerja (misalnya aplikasi, routing dan addressing, keamanan komputer).
  • Institute of Electrical and Electronic Enginering (IEEE)
Kepanjangan IEEE awalnya adalah Institute of Electrical and Electronic Enginering (dalam bahasa Indonesia berarti Institut Insinyur Listrik dan Elektronik) kepanjangan tersebut sebenarnya kini tak lagi digunakan, nama resmi badan tersebut saat ini hanya IEEE saja. IEEE terdiri dari banyak ahli dibidang teknik yang mempromosikan pengembangan standar-standar dan bertindak sebagai pihak yang mempercepat teknologi baru dalam setiap aspek industri dan engineering yang mencakup telekomunikasi, jaringan komputer, kelistrikan, antariksa dan elektronika. Tujuan dari IEEE adalah mengembangkan teknologi untuk meningkatkan harkat kemanusiaan.
  • Internet Research Task Force (IRTF)
IRTF ialah badan yang memiliki orientasi pada riset-riset jangka pendek maupun jangka panjang mengenai protokol Internet, aplikasi, arsitektur dan teknologi Internet. IRTF masih berada dibawah unit kerja IAB. Websitenya adalah www.irtf.org
  • Internet Assigned Numbers Authority (IANA)
IANA bertugas mengurusi masalah penetapan parameter protokol  Internet, seperti ruang alamat IP dan Domain Name System (DNS). IANA juga bertindak sebagai otoritas tertinggi untuk mengatur root DNS yang mengatur basis data pusat informasi DNS, juga menentukan alamat IP dari sistem-sistem otonom didalam jaringan Internet. IANA beroperasi dibawah ISOC dan juga merupakan bagian dari IAB yang didanai oleh pemerintah Amerika Serikat. Karena meningkatnya penggunaan Internet IANA akan digantikan oleh Internet Corporation for Assigned Names and Number (ICANN) yang merupakan badan nonprofit internasional.
Selain badan-badan diatas ada pula W3C (World Wide Web Consortium), yaitu badan yang bertugas mengatur dan mengembangkan standar untuk World Wide Web (WWW). WWW sering dianggap sama dengan Internet secara keseluruhan, walaupun sebenarnya merupakan bagian dari aplikasi Internet yang bisa dibilang paling penting. W3C saat ini dipimpin oleh Tim Berners Lee, sang pencipta World Wide Web.
DAFTAR ISTILAH
  • Archie                      : Perkakas untuk pengindeks-an arsip yang terdapat di FTP, sehingga memungkinkan orang untuk melakukan pencarian yang spesifik.  Implementasi pertama kali ditulis oleh Alan Emtage dan J. Peter Deutsch pada tahun 1990
  • BITNET                    : Secara teknis, BITNET merupakan jaringan point-to-point “menyimpan dan meneruskan”. Dalam hal ini sebuah pesan email dari sebuah komputer ditransmisikan secara bertahap dari satu server ke server lainnya sampai tiba di komputer tujuan.
  • Chat                         : Obrol, obrolan, rumpi
  • Client                       : Sebuah komputer yang bertugas menerima data dan informasi yang telah diolah oleh Server yang diperlukan oleh user. Client biasanya di kendalikan / digunakan oleh seorang user.
  • Domain name      : Nama khusus dan unik yang digunakan untuk penamaan situs web pada Internet
  • Link                           : Taut, Kait, Pautan, Pranala
  • Mainframe            : Komputer berukuran relatif besar dan memiliki kemampuan lebih besar dari komputer mikro dan mini, mainframe dapat menjalankan banyak proses dalam satu waktu
  • Offline                     : Terputus atau tidak terhubung kedalam suatu jaringan
  • Online                     : Terhubung kedalam suatu jaringan
  • Server                     : Sebuah komputer yang bertugas melayani pembagian serta pengolahan informasi yang diperlukan oleh Client dalam suatu jaringan. Server biasanya di kendalikan oleh seorang admin
  • Upload                    : Proses pengiriman atau transfer file dari media penyimpanan yang terdapat di komputer Client yang dipakai oleh user ke sebuah situs web di internet.
  • Usenet                    : Sistem diskusi Internet yang terdistribusi secara global, secara kasar merupakan hibrida/gabungan antara email dan forum web
  • User                         : Pemakai atau pengguna dalam sebuah jaringan komputer (termasuk internet), program interaksi, atau surat elektronik (e-mail)
  • Veronica                 : Mesin pencari untuk protokol Gopher, diciptakan pada tahun 1992 oleh Steven Foster Fred Barrie dari University of Nevada
  • WAIS                        : Wide Area Information Servers atau WAIS adalah sistem pencarian teks client-server yang menggunakan standar ANSI Z39.50 untuk mencari indeks basis data pada komputer remote
  • Website                  : Situs Web
  • Wireless                 : Teknologi pentransmisian data tanpa menggunakan kabel, teknologi wireless menggunakan frekuensi gelombang elektromagnetik & sinar laser sebagai alat transmisinya
Pengertian WWW
Pengertian WWW atau Definisi WWW ( World Wide  Web) adalah salah satu fasilitas di internet menawarkan berbagai kecanggihan dan kemudahan.
Dokumen di WWW menjadi suatu dokumen yang disusun dengan format HTML datau Hipertex Text Markup Language. Dan untuk mengakses  dan menampilkan dokumen tersebut, pemakai internet harus menggunakan program aplikasi  clientnya atau sering disebut dengan WWW browser.
WWW diciptakan dengan tujuan untuk menyediakan suatu bentuk penyediaan informasi di internet yang menungkinkan pemakai intenet mendapatkan dan menampilan informasi dimana saja  di internet secara mudah dan cepat.

PENGERTIAN EMAIL

1. Apa itu Email ?                           


Kita telah bahas apa itu internet, dan di dalam internet salah satu fasilitasnya adalah kita dapat mengirim surat melalui internet. Dengan fasilitas tersebut kita dapat mengirim kepada siapa saja [ mereka yang telah memiliki account email juga ] kapan saja dimana saja dalam hitungan detik [ saat send maka dalam hitungan detik sudah sampai di inbox [ kotak surat ] tujuan.
Email atau e-mail adalah singkatan untuk Electronic Mail, atau dalam bahasa Indonesia berarti surat elektronik. Halaman kamus di Wikipedia Indonesia memberikan sebuah kosa kata baru sebagai singkatan dalam bahasa Indonesia, yaitu surel. Namun dalam tulisan ini saya akan tetap menggunakan kata email karena kita memang familiar dengan kata “email”.
Email dari mulai ditulis, dikirim, hingga diterima dan dibaca semuanya ditangani secara elektronis. Umumnya email dibuat (atau ditulis) menggunakan Mail User Agent (MUA) lebih umum dikenal sebagai Email client), kemudian proses pengiriman ditangani oleh Mail Transfer Agent (MTA) yang sering juga disebut sebagai mail server. MUA juga digunakan untuk membuka dan membaca email kembali.
Alamat diperlukan dalam proses pengiriman email. Namun tidak seperti alamat surat yang lazim kita gunakan. Sistem pengalamatan pada email menggunakan format identitas dan domain yang digabung menggunakan karakter @ (at, dibaca et). Misalnya email kami adalah servicedcc@yahoo.com. Artinya email bernama servicedcc provider yang digunkaan adalah yahoo.com sehingga alamat lengkap email adalah penggabungan nama dengan penyedia tersebut yang dibatasi oleh char @.


2. Sejarah Singkat mengenai email                                               


·                       Surat elektronik sudah mulai dipakai di tahun 1960-an. Pada saat itu Internet belum terbentuk, yang ada hanyalah kumpulan ‘mainframe’ yang terbentuk sebagai jaringan. Mulai tahun 1980-an, surat elektronik sudah bisa dinikmati oleh khalayak umum. Sekarang ini banyak perusahaan pos di berbagai negara menurun penghasilannya disebabkan masyarakat sudah tidak memakai jasa pos lagi.
·                       Anatomi Ratel, sebagai contoh:
emailsaya@surabaya.vibriel.net.id
Keterangan:
emailsaya: nama kotak surat (mailbox) atau nama pengguna (username) yang ingin dituju dalam mailserver
surabaya.vibriel.net.id: nama mailserver tempat pengguna yang dituju, rinciannya:
surabaya: subdomain (milik pemegang nama domain), biasanya merujuk ke suatu komputer dalam lingkungan pemilik domain
vibriel: nama domain, biasanya menunjukkan nama perusahaan/organisasi/perorangan (Vibriel)
net: second level domain, menunjukkan bahwa domain ini termasuk kategori networking (net)
iid: top level domain, menunjukkan bahwa domain ini terdaftar di otoritas domain Indonesia (id).
source : wikipedia


·                      
untuk saat ini biasanya sudah tidak menggunakan terlalu panjang cont :
username@yahoo.com , username@gmail.com , username@cbn.net.id

3. Apa kelebihan dan kekurangan email


·                       Kelebihan menggunakan email :
- Cepat [ sangat cepat ] karena hanya perlu beberapa menit [ ketik dan send ]
- mudah [ karena kita cukup mengetik di komputer ]
- multiple send [ dapat mengirim ke beberapa orang sekaligus ]
- dapat mengirim file [ attactment seperti file doc, excel, mp3, gambar, video dan lain-lain ]
- kapan saja dan dimana saja [ tidak ada perbedaan lokasi dan waktu ]
- biaya lebih murah karena internet sekarang sudah mulai agak murah di Indonesia
·                       Kekurangan menggunakan email :
- harus online [ connect ke internet ]
- text dan gambar only yang dapat dikirim [ tidak bisa kirim paket / barang hehehe ]
- tidak connect internet dan check maka kita tidak akan tahu yang kita kirim sudah dibalas atau belum
- harus ingat username dan password
- ladang virus juga bagi yang tidak mengerti.

 

 

 

 

4. Siapa penyedia Email


·                       ISP setiap kita daftar account untuk berlangganan internet dipastikan kita diberikan minimal satu account email dengan akhiran nama isp tersebut. Misalnya CBN maka namaAnda@cbn.net.id.
·                       WEB MAIL. Website yang menyediakan fasilitas email, contoh contoh penyedia email terbesar adalah Yahoo mail, Google mail, MSN Mail [ hotmail ] dan masih banyak lainnya dan itu disediakan GRATIS.

5. Cara membuat email


·                       Salah satu yang akan dibahas adalah cara membuat email dengan menggunakan yahoo email
  • Apabila kita telah memiliki Account silahkan masukkan username dan password kemudian klik sign in [ masuk ]
  • Apabila belum maka kita harus daftar terlebih dahulu yaitu dengan klik di bagian yang bertuliskan SIGN UP
  • Setelah diklik SIGN UP isi seluruh field yang disediakan dan biasanya yang bertandan bintang * [ wajib di isi ]. Salah satu syarat isi adalah mengerti bahasa inggris sedikit.
    Masukkan firstname dan lastname [ nama Anda / bukan id ]
    yahoo userID [username] yang unik [ nama tersebut akan menjadi alamat email Anda kelak ]
    masukkan password yang hanya Anda tahu dan mudah di ingat.Isi bagian if you forget your password
    Data tersebut digunakan untuk Anda saat Anda meminta password karena lupa.
Kemudian dibawah akan muncul sebuah gambar berisikan character dan angka acak [ verify your registration ]. Isikan sesuai dengan urutan tersebut [ yahoo ingin memastikan yang daftar manusia bukan bot :). Setelah selesai klik I Agree.
·  Lanjutkan apa yang diperintahkan oleh yahoo.
·  Demikian juga untuk mendaftar di web mail gratis lainnya [ Sign up - isi data pribadi - I agree - lanjutkan ]
·  Sangat mudah bukan :). Selamat mendaftar

6. Cara menggunakan email


·                       Dengan cara menggunakan ‘browser’, seperti Internet Explorer atau Mozilla Firefox. Metode ini disebut sebagai web-based, artinya kita menggunakan media web sebagai perantara ke kotak surat elektronik. Contoh: Yahoo! Mail dan Gmail. Untuk menggunakannya, pengguna haruslah dalam keadaan online. Layanan surat elektronik berbasis web biasanya disediakan oleh penyelenggara layanan email gratis.
·                       Menggunakan program pengakses surat elektronik (e-mail client), seperti: Eudora Mail, Outlook Express, Mozilla Thunderbird, Mutt. Dengan menggunakan program seperti ini, seseorang harus mengetahui konfigurasi yang bisa didapat dari ISP. Keuntungannya adalah dapat membaca surat elektronik tanpa perlu terhubung secara terus-menerus dengan internet dan puluhan surat elektronik dapat diterima dan dikirimkan secara bersama-sama sekaligus. Kelebihan yang lainnya adalah perangkat lunak ini menyediakan fungsi-fungsi penyuntingan dan pembacaan email secara offline. Dengan demikian biaya koneksi ke internet dapat dihemat.
 
·                       Salah satu contoh yang akan dibahas adalah Yahoo mail :
Setelah Anda mendaftar yang paling penting adalah cara menggunakan email tersebut
Yang utama adalah saat Anda ingin menggunakan email Anda harus Login terlebih dahulu
·                       Isi username [ id Anda ] dan password kemudian klik sign-in.
·                       Setelah Anda sign in dan tidak berhasil maka ada text user id salah atau password salah. Apabila Anda lupa dengan password Anda klik  forget your ID Password. Masukkan data yang saat  Anda isi pertama kali
Dan apabila berhasil maka Anda akan masuk ke halamaDalam mailbox Anda sebelah kiri terdapat inbox [ email yang masuk ], draft [ email yang disimpan ], sent [ email yang telah terkirim ], bulk [ email yang dianggap spam oleh yahoo, hati hati untuk membuka email tersebut. Apabila tidak jelas dihapus saja jangan dibuka ], dan trash [ email yang telah dihapus dan siap untuk di delete permanent.n utama mailbox
Kliklah Inbox untuk melihat email-email yang telah dikirim orang lain untuk Anda
Dan saat masuk kedalam inbox akan tampil list email-email. Tulisan tebal artinya kita belum pernah membuka [ membaca ] email tersebut. Tulisan biasa artinya kita sudah pernah membacanya. Klik di bagian subject untuk melihat isi email tersebut.

7. Cara mengirim email


Salah satu contoh yang akan dibahas adalah Yahoo mail :
Setelah Anda mengetahui cara mendaftar dan cara menggunakan email sekarang saatnya untuk mengirim email
Klik “compose” untuk mengirim sebuah email
Setelah clik compose maka akan muncul windows khusus untuk mengirim email
Masukkan to : alamat email tujuan [ usernameteman@yahoo.com ]
Dan masukan subject : Title [ perihal , kalimat pokok ]
Dan ketik isi dibagian bawahnya apa saja yang ingin disampaikan.
Untuk mengirim multiple mail maka di bagian to: gunakan koma [, ] sebagai pembatas email 1 dan lainnya
Untuk mengirim file gambar / mp3 atau file lainnya klik Attachment [ Attach file ] dan masukkan file tersebut.
Ingat!!
Ketik surat Anda di notepad terlebih dahulu setelah itu copy ke bagian isi mail dan klik send saat ingin mengirimnya
Hal ini berguna agar saat send gagal Anda tidak perlu mengetik ulang. tinggal ctrl+c [ copy ] dan ctrl+v [ paste ]
Dan setelah selesai semua
Jangan LUPA untuk Sign Out / Log out / Keluar !!! Agar orang lain tidak dapat membaca email Anda.



Pengertian HTTP
15/06/2010 · by ewawan.com · in Blog
Pengertian HTTP atau definisi HTTP (HyperText Transfer Protocol) adalah sebuah protokol untuk meminta dan menjawab antara client dan server. Sebuh client HTTP seperti web browser, biasanya memulai permintaan dengan membuat hubungan TCP/IP ke port tertentu di tempat yang jauh (biasanya port 80). Sebuah server HTTP yang mendengarkan di port tersebut menunggu client mengirim kode permintaan (request) yang akan meminta halaman yang sudah ditentukan, diikuti dengan pesan MIME yang memiliki beberapa informasi kode kepala yang menjelaskan aspek dari permintaan tersebut, diikut dengan badan dari data tertentu.
HTTP berkomunikasi melalui TCP / IP. Klien HTTP terhubung ke server HTTP menggunakan TCP. Setelah membuat sambungan, klien dapat mengirim pesan permintaan HTTP ke server. HTTP digunakan untuk mengirimkan permintaan dari klien web (browser) ke web server, dikembali kan ke konten web (halaman web) dari server ke klien.
HTTP tidaklah terbatas untuk penggunaan dengan TCP/IP, meskipun HTTP merupakan salah satu protokol aplikasi TCP/IP paling populer melalui Internet. Memang HTTP dapat diimplementasikan di atas protokol yang lain di atas Internet atau di atas jaringan lainnya.
A. Pengertian Java Java adalah sebuah teknologi yang diperkenalkan oleh Sun Microsystems pada pertengahan tahun 1990. Menurut definisi dari Sun, Java adalah nama untuk sekumpulan teknologi untuk membuat dan menjalankan perangkat lunak pada komputer standalone ataupun pada lingkungan jaringan. Kita lebih menyukai menyebut Java sebagai sebuah teknologi dibanding hanya sebuah bahasa pemrograman, karena Java lebih lengkap dibanding sebuah bahasa pemrograman konvensional. Teknologi Java memiliki tiga komponen penting, yaitu: · Programming-language specification · Application-programming interface · Virtual-machine specification B. Java API Java API terdiri dari tiga bagian utama: · Java Standard Edition (SE), sebuah standar API untuk merancang aplikasi desktop dan applets dengan bahasa dasar yang mendukung grafis, M/K, keamanan, konektivitas basis data dan jaringan. · Java Enterprose Edition (EE), sebuah inisiatif API untuk merancang aplikasi server dengan mendukung untuk basis data. · Java Macro Edition (ME), sebuah API untuk merancang aplikasi yang jalan pada alat kecil seperti telepon genggam, komputer genggam dan pager. C. Java Virtual Machine Java Virtual Machine (JVM) adalah sebuah spesifikasi untuk sebuah komputer abstrak. JVM terdiri dari sebuah kelas pemanggil dan sebuah interpreter Java yang mengeksekusi kode arsitektur netral. Kelas pemanggil memanggil file .class dari kedua program Java dan Java API untuk dieksekusi oleh interpreter Java. Interpreter Java mungkin sebuah perangkat lunak interpreter yang menterjemahkan satu kode byte pada satu waktu, atau mungkin sebuah just-intime (JIT) kompiler yang menurunkan bytecode arsitektur netral kedalam bahasa mesin untuk host computer. D. Sistem Operasi Java Sistem operasi biasanya ditulis dalam sebuah kombinasi dari kode bahssa C dan assembly, terutama disebabkan oleh kelebihan performa dari bahasa tersebut dan memudahkan komunikasi dengan perangkat keras. Satu kesulitan dalam merancang sistem basis bahasa adalah dalam hal proteksi memori, yaitu memproteksi sistem opeasi dari pemakai program yang sengaja memproteksi pemakai program lainnya. Sistem operasi tradisional mengaharapkan pada tampilan perangkat keras untuk menyediakan proteksi memori. Sistem basis bahasa mengandalkan pada tampilan keamanan dari bahasa. Sebagai hasilnya, sistem basis bahasa menginginkan pada alat perangkat keras kecil, yang mungkin kekurangan tampilan perangkat keras yang menyediakan proteksi memori. E. Dasar Pemrograman Java2 adalah generasi kedua dari Java platform (generasi awalnya adalah Java Development Kit). Java berdiri di atas sebuah mesin interpreter yang diberi nama JVM. JVM inilah yang akan membaca bytecode dalam file .class dari suatu program sebagai representasi langsung program yang berisi bahasa mesin. Oleh karena itu, bahasa Java disebut sebagai bahasa pemrograman yang portable karena dapat dijalankan pada berbagai sistem operasi, asalkan pada sistem operasi tersebut terdapat JVM. Platform Java terdiri dari kumpulan library, JVM, kelas- kelas loader yang dipaket dalam sebuah lingkungan rutin Java, dan sebuah compiler, debuger, dan perangkat lain yang dipaket dalam Java Development Kit (JDK). Java2 adalah generasi yang sekarang sedang berkembang dari platformJava. Agar sebuah program Java dapat dijalankan, maka file dengan ekstensi ''.java'' harus dikompilasi menjadi file bytecode. Untuk menjalankan bytecode tersebut dibutuhkan JRE ( Java Runtime Environment) yang memungkinkan pemakai untuk menjalankan program Java, hanya menjalankan, tidak untuk membuat kode baru lagi. JRE berisi JVM dan libraryJava yang digunakan. PlatformJava memiliki tiga buah edisi yang berbeda, yaitu J2EE ( Java2 Enterprise Edition), J2ME ( Java2 Micro Edition) dan J2SE ( Java2 Standard Edition). J2EE adalah kelompok dari beberapa API ( Application Programming Interface) dari Java dan teknologi selain Java. J2EE sering dianggap sebagai middleware atau teknologi yang berjalan di server, namun sebenarnya J2EE tidak hanya terbatas untuk itu. Faktanya J2EE juga mencakup teknologi yang dapat digunakan di semua lapisan dari sebuah sistem informasi. Implementasi J2EE menyediakan kelas dasar dan API dari Java yang mendukung pengembangan dari rutin standar untuk aplikasi klien maupun server, termasuk aplikasi yang berjalan di web browser. J2SE adalah lingkungan dasar dari Java, sedangkan J2ME merupakan edisi library yang dirancang untuk digunakan pada device tertentu seperti pagers dan mobile phone. Java merupakan bahasa pemrogrman yang bersifat case sensitive yang berarti penulisan menggunakan huruf besar ataupun huruf kecil pada kode program dapat berarti lain. Misalnya penulisan "System" akan diartikan berbeda dengan "system" oleh interpreter. Java tidak seperti C++, Java tidak mendukung pemrograman prosedural, tapi mendukung pemrograman berorientasi objek sehingga ada sintaks class pada kode programnya

Original from: http://www.ombar.net/2010/02/pengertian-java.html
Visit Us
Newsgroup
Newsgroup adalah kelompok diskusi maya di internet. Newsgroup disalurkan melalui Usenet, jaringan kelompok diskusi warta.
Usenet menggunakan protokol NNTP (Network News Transfer Protocol). Newsgroup dikelompokkan dalam subyek-subyek secara hirarkis dengan beberapa huruf pertama sebagai kategori subyek.
Sebagai contoh adalah: rec (rekreasi), soc (masyarakat), sci (sains), alt (alternatif), comp (komputer) dan lain-lain. Untuk menggunakan Newsgroup diperlukan aplikasi bernama news reader dan sambungan internet ke peladen warta (news server) terdekat.

Pengertian Mailing List
Mailing List juga sering diistilahkan sebagai milis, yaitu sebuah alamat email yang digunakan oleh sekelompok pengguna internet untuk melakukan kegiatan tukar menukar informasi. Setiap pesan yang dikirimkan ke alamat sebuah milis, secara otomatis akan diteruskan ke alamat email seluruh anggotanya. Milis umumnya dimanfaatkan sebagai sarana diskusi atau pertukaran informasi diantara para anggotanya.

Pengelompokan alamat e-mail. Artinya, apabila suatu surat dikirimkan ke alamat ini, maka secara otomatis sistem akan mengirimkannya kepada alamat-alamat yang telah didaftarkan dalam database mesin tersebut, dengan adanya mailing list ini, apabila satu surat ingin dikirimkan ke beberapa orang, maka cukup dikirimkan ke mailing list. Metode pengiriman email juga dapat diset apakah setiap email yang dikirimkan oleh anggota dapat diterima atau cukup diterima sekaligus (digest).

Pengaturan diskusi melalui mailing list ini dapat diset dalam bentuk moderated atau unmoderated tergantung siapa saja yang boleh berkomentar dan ikut berdiskusi. Pengaturan diskusi dilakukan oleh seorang moderator.

Pengertian Chatting

Chatting adalah suatu feature / program dalam Internet untuk berkomunikasi langsung sesama pemakai Internet yang sedang online (yang sedang sama-sama menggunakan Internet). Komunikasi bisa berupa teks (text chat) atau suara (voice chat). Anda mengirim pesan dengan teks atau suara kepada orang lain yang sedang online, kemudian orang yang dituju membalas pesan Anda dengan teks atau suara, demikian seterusnya.

Chatting tidak hanya populer kalangan remaja saja namun sekarang ini, sudah merambah kalangan dewasa bahkan orang tua sekalipun. Dengan chatting, kita bebas mengobrol apa saja mulai dari pekerjaan kantor, persahabatan, pelajaran sekolah, mata kuliah, percintaan & perjodohan, sampai dengan hal bersifat pribadi sekali pun. Saking bebasnya kadang-kadang membuat chatter-chatter kebablasan tanpa kontrol yang mungkin dapat membuat chatter lainnya marah dan tersinggung. Walaupun pada saat chatting, tidak terjadi tatap muka secara langsung, namun hal itu seharusnya tidak membuat para chatter meninggalkan etika ketimuran seperti dalam pergaulan pada umumnya. Sehubungan dengan etika dalam chatting, sudah banyak artikel di blog-blog, situs-situs, atau media lainnya yang mengulasnya, namun tidak ada salahnya untuk mengingatkan kembali akan pentingnya hal tersebut, maka pada TIPS DAN TRIK INTERNET kali ini akan memberikan tips tips dan etika yang ada hubungannya dengan chatting.


Sebenarnya kita semua sudah sepakat dan mengetahui etika chatting (walau pun tidak disebutkan secara tertulis), namun kita belum menyadari sepenuhnya untuk mempraktekkannya dengan benar. Nah, etika chatting tersebut antara lain, di bawah ini.

· Harus Sopan, siapa pun partner chatting kita, mengenalnya atau tidak, jangan sampai kita memperlakukan partner chatting dengan tidak sopan, seperti mengetikkan kata-kata porno atau kata-kata yang kasar atau tidak pantas lainnya.

· Jangan memaksakan kehendak, apapun alasan partner chatting sehingga dia tidak mau melayani percakapan dengan kita, kita harus menghormatinya dan tidak boleh memaksanya untuk menjawab atau meladeni percakapan kita.

· Harus Jujur, usahakan untuk menuliskan sesuatu apa pun dengan jujur (kecuali untuk hal-hal yang menyangkut privasi), karena hal ini akan membuat partner chatting kita percaya dan menghargai kita. Yakinlah bahwa sejelek atau seburuk apa pun, jika kita mengatakannya dengan jujur, orang lain akan menghargai kita dengan baik dan mengangkat topi untuk itu. Yang sering kita jumpai (bahkan saya sendiri) adalah sulit untuk mengatakan apa adanya, seperti umur, status, atau perkerjaan.

· Jangan suka mengganggu dan iseng, walaupun partner chatting keliatan online, belum tentu dia mempunyai waktu untuk melakukan chatting dengan kita, siapa tahu dia mempunyai pekerjaan yang memerlukan konsentrasi. Jika demikian, kita tidak boleh mengganggunya atau mengisenginya dengan mengetikkan “BUZZ” terus menerus.

· Jangan pernah membawa SARA, karena hal ini sangat sensitive yang dapat memicu perselisihan dan yakinlah hal ini tidak akan memberi manfaat apa-apa bagi kedua belah pihak.

· Ucapkan salam, tidak ada buruknya jika ucapan salam diterapkan pada saat chatting yang justru dapat menambah suasana keakraban. Pada setiap perjumpaan kita bisa mengetikkan selamat siang, halo, hi, atau senang bertemu Anda kembali, atau jika ingin mengakirinya, bisa mengetikkan selamat tinggal, bye, atau sampai ketemu lagi.

· Jangan menuliskan dengan HURUF BESAR (kapital) karena hal ini mengandung arti teriakan sehingga dapat membuat partner chatting marah atau tersinggung.

· Aktifkan status offline, hal ini dapat menjadi alternative jika Anda sedang sibuk dan tidak ingin “diganggu” chatter lain, dan ini sah-sah saja.

· Jangan terlalu banyak membuka dialog pada saat yang bersamaan, jika Anda tidak ingin dikatakan tidak serius oleh partner chatting Anda, karena harus melayani banyak dialog dengan yang lain. Selain itu, jika sembari menyelesaikan tugas pekerjaan, maka akan sangat mengganggu kelancaran pekerjaan Anda tersebut.

· Jangan lupa minta izin kepada partner chatting, pada saat kita ingin meninggalkan komputer, siapa tahu dia sedang menunggu jawaban dari kita.

· Jika Anda salah masuk room dengan tema yang tidak Anda sukai, jangan sekali-sekali membelokkan tema obrolan sesuai keinginan Anda, kecuali Anda sudah mendapat mandat dari chatter lainnya. Atau lebih baik Anda keluar dari room tersebut.

Selain etika chatting yang telah disebutkan di atas, ada tips chatting lain yang mungkin perlu kita ketahui adalah, antara lain seperti di bawah ini.

· Gunakanlah nickname yang baik dan sopan.

· Jangan menggunakan nama asli sebagai nickname Anda.

· Jangan pernah memberikan alamat dan nomor telepon kepada chatter yang belum Anda kenal sama sekali.

· Jika Anda menggunakan webcam, jangan sembarangan memberi izin kepada chatter yang tidak Anda kenal.

· Jika ingin memview webcam dari partner chatter, harus meminta izin dengan baik-baik kepadanya, kalau pun tidak diizinkan Anda harus menghormatinya.

· Jika harus melakukan copy darat, pastikan Anda tidak sendirian, hal ini untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

· Jangan pernah melayani chatter yang menggunakan kata-kata kasar atau tidak sopan.

Pengertian GOPHER

Protokol Gopher / É”oʊfər / adalah TCP / IP Application layer protokol yang didesain untuk mendistribusikan, mencari, dan mengambil dokumen melalui Internet. Sangat berorientasi pada desain menu-dokumen, protokol Gopher adalah pendahulu dari (dan kemudian, sebuah alternatif untuk) World Wide Web.

Protokol ini menawarkan beberapa fitur tidak didukung oleh native Web dan menerapkan hirarki yang lebih kuat pada informasi yang tersimpan di dalamnya. Teks antarmuka menu adalah cocok untuk lingkungan komputasi yang sangat bergantung pada remote terminal komputer berorientasi teks, yang masih umum pada waktu penciptaan pada tahun 1991, dan kesederhanaan protokol yang memfasilitasi berbagai implementasi klien.

Meskipun sebagian besar digantikan oleh Web pada tahun-tahun berikutnya, protokol Gopher masih digunakan oleh penggemar, dan populasi kecil dari server aktif-tetap dipertahankan.
Pengertian Domain menurut wikipedia :
Nama domain (domain name) adalah nama unik yang diberikan untuk mengidentifikasi nama server komputer seperti web server atau email server di jaringan komputer ataupun internet. Nama domain berfungsi untuk mempermudah pengguna di internet pada saat melakukan akses ke server, selain juga dipakai untuk mengingat nama server yang dikunjungi tanpa harus mengenal deretan angka yang rumit yang dikenal sebagai IP address. Nama domain ini juga dikenal sebagai sebuah kesatuan dari sebuah situs web seperti contohnya “wikipedia.org”. Nama domain kadang-kadang disebut pula dengan istilah URL, atau alamat website.
Pada awalnya nama domain hanya dapat dituliskan dengan ke-26 abjad Latin, namun saat ini telah dimungkinkan untuk menggunakan abjad asing dengan Internasionalisasi nama domain.
Sistem nama domain (DNS) adalah aturan yang dipakai dalam sistem penamaan dari nama domain ini.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjq5RAnFVJBm7-B7jnj6EDm26gxQH8SM05nvDi9iG3p84jWjqp1AA3UbBruVm2h4XX8Xiuwt9VltWwRnge51QOr2OqUTs0BxSVB7Of6xWREK1ok075ZBgOjcy0u1tfbkwMtmaFPg3L3h8U/s400/untitled.bmp
Pengertian FTP :
(singkatan dari File Transfer Protocol) adalah sebuah protokol internet yang berjalan di dalam lapisan aplikasi yang merupakan standar untuk pentransferan berkas (file) komputer antar mesin-mesin dalam sebuah internetwork.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiMme6Td1Nmvm248ScP76yxMh8T18Tlrg7XlxfZsf3j-Qxne-P81TnU-C_JI4ymfeU9AeiiI9cJQveFuBmUhyphenhyphen4D604a3CA6eNC5KA29FMRMqgtU7RW0WhBhjbaE1keyul4jR7Tlik1s9as/s1600/ftp.png

Pengertian browsing dan manfaatnya

Browsing di internet mungkin sudah menjadi makanan pokok untuk era modern seperi sekarang ini, dari pelajar mahasiswa maupun para pekerja ataupun karyawan, pasti pernah browsing melalui media internet. kali ini saya akan mencoba menguraikan pengertian browsing dan manfaatnya.
Pengertian browsing menurut beberapa sumber adalah

- Browsing adalah Berselancar untuk menjelajahi informasi yang ada di internet. Berselancar ini bisa dilakukan dengan sebuah program yang disebut browser, software untuk berselancar.

Browsing dapat juga diartikan seni pencarian informasi melalui system operasi yang berbasis hypertext, misalnya membaca berita, mencari istilah dll.

Browsing adalah menjelajah dunia maya atau internet untuk mencari sesuatu yg bermanfaat membaca berita secara online itu juga salah satu browsing.


Kata lain dari browsing adalah surfing Jadi, browsing berbeda dengan download, chat, kirim email maupun ngeblog (istilah untuk ngeblog= blogging). Di atas adalah pengertian browsing sdangkan manfaatnya adalah:

Browsing bermanfaat untuk Menambah pengetahuan dan memperluas wawasan
Browsing untuk Belajar online
Browsing untuk mencari file yang akan kita download

Graphics Interchange Format


http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/2/2c/Rotating_earth_%28large%29.gif/220px-Rotating_earth_%28large%29.gif
http://bits.wikimedia.org/static-1.20wmf4/skins/common/images/magnify-clip.png
Contoh gambar.gif
Graphics Interchange Format (GIF) merupakan format grafis yang paling sering digunakan untuk keperluan desain website. GIF memiliki kombinasi warna lebih sedikit dibanding JPEG, namun mampu menyimpan grafis dengan latar belakang (background) transparan ataupun dalam bentuk animasi sederhana.[1]

Daftar isi

Mengenal GIF

GIF adalah format gambar asli yang dikompres dengan CompuServe.[2] Bitmap jenis ini mendukung 256 warna dan bitmap ini juga sangat popular dalam internet.[2] Format GIF hanya dapat menyimpan gambar dalam 8 bit dan hanya mampu digunakan mode grayscale, bitmap, dan index color.[3] Format ini merupakan format standar Internet atau publikasi elektronik.[3] Selain itu format ini mendukung penggunaan multiple bitmap dalam satu file sehingga dapat menghasilkan gambar animasi dan merekam penggunaan Transparency Masking.[3] GIF sering digunakan untuk mewarnai halaman HTML pada tag <body background="back.gif">, spanduk (banner), icon, dan lain-lain.[4] GIF juga baik untuk menampilkan gambar dengan komposisi yang tidak menggunakan terlalu banyak warna, seperti gambar kartun.[4] Sementara itu, GIF tidak cocok digunakan untuk menampilkan foto.[4] GIF menggunakan metode Lossless Compression, untuk membuat ukuran file sekecil mungkin.[4] Lossless Compression adalah kompresi yang tidak mengurangi kualitas pada gambar, namun dapat memperkecil besarnya jumlah file, jadi tidak ada penghilangan data pada saat dilakukan kompresi.[4]

Struktur File

Berikut struktur file GIF:[5]
  • Bagian kepala (Header): Menyimpan informasi identitas file GIF (3 bytes, harus string "GIF") dan versinya (3 bytes, harus string "87a" atau "89a")
  • Global Screen Descriptor: Mendefinisikan logikal screen area di mana masing-masing file GIF ditampilkan.
  • Global Color Table: Masing-masing gambar dalam GIF dapat menggunakan global color table atau tabel warnanya sendiri-sendiri. Penggunaan GCT akan memperkecil ukuran file GIF.
  • gambar1, gambar2, gambar3, ... gambar-n: di mana masing-masing gambar memiliki struktur blok sendiri-sendiri dan terminator antar file.
  • Trailer: Akhir dari sebuah file GIF.

Kompresi GIF

Format GIF menggunakan kompresi algoritma dari LZW (Lempel Zev Welch) yang dimiliki oleh Unisys.[4] Pemegang hak cipta GIF kini dipegang oleh CompuServe Incorporated.[4] Awalnya GIF adalah format yang bebas royalti bagi semua pengguna namun tahun 1995.[4] Unisys memutuskan menarik royalti pada vendor pengguna GIF.[4]

Versi

Versi Pertama

Versi awal GIF adalah GIF87a dirilis pada tahun 1987 yang memiliki fasilitas :[4]
  • Kompresi LZW
    • Dapat memasukkan gambar lebih dari satu dalam satu file dan menampilkan secara bergantian, animasi.
    • Mengatur posisi gambar dalam latar GIF.
  • Interlacing
Interlacing adalah sebuah teknik menampilkan gambar secara gradual.

Versi Kedua

Versi Kedua GIF yaitu GIF GIF98a, penambahan fasilitas pada GIF89a ini adalah:[4]
  • Dapat mengatur waktu dari tiap gambar.
  • mengatur masukkan dari pengguna.
  • Mengatur warna transparansi.
  • Menyimpan komentar.
  • Menampilkan baris dari teks.
  • Menambahkan spesifikasi aplikasi yang digunakan dalam MC.
Pengertian dan Definisi Homepage

http://img.carapedia.com/images/article/homepage.png




Bagi kita yang sering berinteraksi dengan internet terutama untuk melakukan browsing atau surfing pasti sudah tidak asing dengan istilah homepage, website, dll walaupun pasti banyak diantara kita yang tidak bisa membedakan antara homepage dan website. Website merupakan sebuah kumpulan halaman-halaman web beserta file-file pendukungnya seperti gambar, video, maupun file digital yang lain, maka pengertian dari homepage akan dijelaskan dibawah ini.


Berikut ini adalah pengertian dan definisi homepage:

# SUNARTO
Homepage adalah halaman pembuka/pertama dari sekian banyak web page yang terdapat dalam suatu website

# IVAN
Homepage adalah juga merupakan web page, namun memiliki keistimewaan, yakni diletakkan sebagai web page pembuka (yang pertama kali muncul ketika pengguna mengunjungi alamat situs web kita)

# ADHI PRASETIO
Homepage adalah halaman utama yang ada di website yang anda bangun

# YUHEFIZAR
Homepage adalah halaman awal sebuah domain

# LIA KUSWAYATNO
Homepage adalah halaman awal dari suatu website atau web page yang berisi informasi dari website tersebut

# MADCOMS
Homepage merupakan halaman utama sebuah website yang memuat informasi singkat tentang apa isi website tersebut

# RAHMAT PUTRA
Homepage meupakan website yang akan di load secara otomatis begitu kita menjalankan browser pertama kali

# JUHARIS RASUL
Homepage merupakan halaman pertama yang tampil dari suatu situs web ketikan situs web tersebut diakses 

# ERIMA ONETA & YOSEP. S
Homepage adalah istilah untuk menyebut halaman pertama web yang berisi daftar isi sebuah situs web yang akan muncul jika sebuah situs web diakses



Pengertian HTML :


HTML atau HyperText Markup Language adalah program mark-up yang digunakan untuk membuat sebuah halaman web, menampilkan berbagai informasi di dalam sebuah Penjelajahan web Internet dan formating hypertext sederhana yang ditulis kedalam berkas format ASCII agar dapat menghasilkan tampilan wujud yang terintegerasi.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiBUV-SWT9LEUJWFKTbBuKmXg_6UGvzgI2vUPfVjhDmqZhu23zT2HwPC4ML2v-MIrKh8QmmgusUFSlq1XpumcWO1PXvwUsERyoczA-Ciw1rPnFmkIUejLgOd9lK3AHOwM-CMptGGWXN7bjc/s1600/html-icon.png
MP4

MP4 (MPEG-4 Part 14)
Ekstensi berkas
.mp4
video/mp4, audio/mp4, application/mp4
Type code
mpg4
Dikembangkan oleh
Jenis format
Pembawa untuk
Audio, video, text
Pengembangan dari
ISO/IEC 14496-14
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/5/5a/Relations_between_ISO_Base_Media_File_Format_and_MP4_File_Format.svg/220px-Relations_between_ISO_Base_Media_File_Format_and_MP4_File_Format.svg.png
http://bits.wikimedia.org/static-1.20wmf5/skins/common/images/magnify-clip.png
Format berkas mp4
MPEG-4 sub-bagian 14 atau lebih dikenal sebagai MP4 adalah salah satu format berkas pengodean suara dan gambar/video digital yang dikeluarkan oleh sebuah organisasi MPEG. Ekstensi nama berkas jenis MPEG-4 ini banyak menggunakan .mp4, dan merupakan pengembangan dari format QuickTime dari komputer Apple.
HyperLink adalah, Bagian dari Web page yang menghubungkan Anda ke file lain, menyediakan seamless link (hubungan) ke file-file pada komputer lain. Biasa dikenal sebagai link. Mengklik hyperlink berarti mem-browse WWW dan mengunjungi berbagai lokasi. Hyperlink adalah:
sebuah acuan dalam dokumen hiperteks (hypertext) ke dokumen yang lain atau sumber lain. Seperti halnya suatu kutipan di dalam literatur. Dikombinasikan dengan sebuah jaringan data dan sesuai dengan protokol akses, sebuah komputer dapat diminta untuk memperoleh sumber yang direferensikan.
Hyperlink bisa dipakai di:
- Halaman Web
- Halaman Yuwie
- Halaman Friendster
- Komen box wordpress,blogger
- dan halaman lainnya yang support HTML

sebagai contoh, jika anda mengklik link ini maka anda akan di bawa menuju ke halaman home page www.delapan-sembilan.blogspot.com .

Pengertian JPEG,BMP,GIF,TIFF,PNG

Joint Photographic Experts Group (JPEG) adalah format gambar yang banyak digunakan untuk menyimpan gambar-gambar dengan ukuran lebih kecil. Beberapa karakteristik gambar JPEG:
Memiliki ekstensi .jpg atau .jpeg.
Mampu menayangkan warna dengan kedalaman 24-bit true color.
Mengkompresi gambar dengan sifat lossy.
Umumnya digunakan untuk menyimpan gambar-gambar hasil foto.
JPEG berbeda dengan MPEG (Moving Picture Experts Group) yang menyediakan kompresi untuk video
PNG (Portable Network Graphics) adalah salah satu format penyimpanan citra yang menggunakan metode pemadatan yang tidak menghilangkan bagian dari citra tersebut (Inggris lossless compression).
PNG dibaca “ping”, namun biasanya dieja apa adanya – untuk menghindari kerancuan dengan istilah “ping” pada jaringan komputer.
Format PNG ini diperkenalkan untuk menggantikan format penyimpanan citra GIF. Secara umum PNG dipakai untuk Citra Web (Jejaring jagad Jembar – en:World Wide Web).
Untuk Web, format PNG mempunyai 3 keuntungan dibandingkan format GIF:
Channel Alpha (transparansi)
Gamma (pengaturan terang-gelapnya citra en:”brightness”)
Penayangan citra secara progresif (progressive display)
Selain itu, citra dengan format PNG mempunyai faktor kompresi yang lebih baik dibandingkan dengan GIF (5%-25% lebih baik dibanding format GIF).
Satu fasilitas dari GIF yang tidak terdapat pada PNG format adalah dukungan terhadap penyimpanan multi-citra untuk keperluan animasi.
Untuk keperluan pengolahan citra, meskipun format PNG bisa dijadikan alternatif selama proses pengolahan citra – karena format ini selain tidak menghilangkan bagian dari citra yang sedang diolah (sehingga penyimpanan berulang ulang dari citra tidak akan menurunkan kualitas citra) namun format JPEG masih menjadi pilihan yang lebih baik.
Graphics Interchange Format (GIF) merupakan salah satu format gambar yang banyak digunakan. Beberapa karakteristik format gambar GIF:
Mampu menayangkan maksimum sebanyak 256 warna karena format GIF menggunakan 8-bit untuk setiap pixel-nya.
Mengkompresi gambar dengan sifat lossless
Mendukung warna transparan dan animasi sederhana
Format GIF pertama kali diperkenalkan oleh CompuServe pada 1987.
Animated GIF
Salah satu jenis format GIF adalah GIF89a. GIF dengan format ini dapat menampilkan gambar animasi atau disebut animated GIF.
Bitmap adalah representasi dari citra grafis yang terdiri dari susunan titik yang tersimpan di memori komputer. Dikembangkan oleh Microsoft dan nilai setiap titik diawali oleh satu bit data untuk gambar hitam putih, atau lebih bagi gambar berwarna.
Ukuran sebenarnya untuk n-bit (2n warna) bitmap dalam byte dapat dihitung:
ukuran file BMP , dimana tinggi dan lebar dalam pixel.
Kerapatan titik-titik tersebut dinamakan resolusi, yang menunjukkan seberapa tajam gambar ini ditampilkan, ditunjukkan dengan jumlah baris dan kolom, contohnya 1024×768.
Untuk menampilkan citra bitmap pada monitor atau mencetaknya pada printer, komputer menterjemahkan bitmap ini menjadi pixel (pada layar) atau titik tinta (pada printer). Beberapa format file bitmap yang populer adalah BMP, PCX dan TIFF.
The TIFF (Tagged Image File Format) adalah format gambar yang fleksibel biasanya menyimpan 16-bit per warna – merah, hijau dan biru untuk total 48-bit – atau 8-bit per warna – merah, hijau dan biru untuk total 24-bit – dan menggunakan nama file atau perpanjangan TIFF TIF. TIFF yang kedua adalah fleksibilitas fitur, dan kutukan, dengan tidak ada satu pembaca semua mampu menangani berbagai jenis file TIFF. TIFF dapat lossy atau lossless. Beberapa jenis TIFF menawarkan kompresi lossless relatif baik untuk tingkat dua (hitam dan putih, tidak abu-abu) gambar. Beberapa tinggi-akhir kamera digital memiliki pilihan untuk menyimpan gambar dalam format TIFF, menggunakan algoritma kompresi LZW untuk lossless penyimpanan. TIFF format gambar yang tidak didukung penuh oleh web browser, dan tidak boleh digunakan di World Wide Web. TIFF masih secara luas diterima sebagai file foto standar dalam industri percetakan. TIFF adalah mampu menangani perangkat-warna ruang khusus, seperti yang ditetapkan oleh CMYK tertentu menetapkan pencetakan tekan inks.

Pengertian IP Address

Posted: 10th March 2011 by arYo in ngoprek
Tags: networking, proxy
  • Alamat IP (Internet Protocol Address atau sering disingkat IP) adalah deretan angka biner antar 32-bit sampai 128-bit yang dipakai sebagai alamat identifikasi untuk tiap komputer host dalam jaringan Internet. Panjang dari angka ini adalah 32-bit (untuk IPv4 atau IP versi 4), dan 128-bit (untuk IPv6 atau IP versi 6) yang menunjukkan alamat dari komputer tersebut pada jaringan Internet berbasis TCP/IP.
  • Internet Assigned Numbers Authority (IANA) yang mengelola alokasi alamat IP global. IANA bekerja bekerja
  • Internet Protocol (IP) address adalah alamat numerik yang ditetapkan untuk sebuah komputer yang berpartisipasi dalam jaringan komputer yang memanfaatkan Internet Protocol untuk komunikasi antara node-nya.
  • Walaupun alamat IP disimpan sebagai angka biner, mereka biasanya ditampilkan agar memudahkan manusia menggunakan notasi, seperti 208.77.188.166 (untuk IPv4), dan 2001: db8: 0:1234:0:567:1:1 (untuk IPv6).
Internet Protocol juga memiliki tugas routing paket data antara jaringan, alamat IP dan menentukan lokasi dari node sumber dan node tujuan dalam topologi dari sistem routing. Untuk tujuan ini, beberapa bit pada alamat IP yang digunakan untuk menunjuk sebuah subnetwork. Jumlah bit ini ditunjukkan dalam notasi CIDR, yang ditambahkan ke alamat IP, misalnya, 208.77.188.166/24.
Sistem pengalamatan IP ini terbagi menjadi dua, yakni:
* IP versi 4 (IPv4)
* IP versi 6 (IPv6)
Pengiriman data dalam jaringan TCP/IP berdasarkan IP address komputer pengirim dan komputer penerima. IP address memiliki dua bagian, yaitu alamat jaringan (network address) dan alamat komputer lokal (host address) dalam sebuah jaringan.
Alamat jaringan digunakan oleh router untuk mencari jaringan tempat sebuah komputer lokal berada, semantara alamat komputer lokal digunakan untuk mengenali sebuah komputer pada jaringan lokal.
1. Alamat IP versi 4
Alamat IP versi 4 (sering disebut dengan Alamat IPv4) adalah sebuah jenis pengalamatan jaringan yang digunakan di dalam protokol jaringan TCP/IP yang menggunakan protokol IP versi 4. Panjang totalnya adalah 32-bit, dan secara teoritis dapat mengalamati hingga 4 miliar host komputer atau lebih tepatnya 4.294.967.296 host di seluruh dunia, jumlah host tersebut didapatkan dari 256 (didapatkan dari 8 bit) dipangkat 4(karena terdapat 4 oktet) sehingga nilai maksimal dari alamt IP versi 4 tersebut adalah 255.255.255.255 dimana nilai dihitung dari nol sehingga nilai nilai host yang dapat ditampung adalah 256x256x256x256=4.294.967.296 host. sehingga bila host yang ada diseluruh dunia melebihi kuota tersebut maka dibuatlah IP versi 6 atau IPv6.
Contoh alamat IP versi 4 adalah 192.168.0.3.
Alamat IPv4 terbagi menjadi beberapa jenis, yakni sebagai berikut:
1. Alamat Unicast, merupakan alamat IPv4 yang ditentukan untuk sebuah antarmuka jaringan yang dihubungkan ke sebuah internetwork IP. Alamat Unicast digunakan dalam komunikasi point-to-point atau one-to-one. Alamat unicast menggunakan kelas A, B, dan C dari kelas-kelas alamat IP yang telah disebutkan sebelumnya.
Dalam RFC 791 alamat Unicast IP versi 4 dibagi ke dalam beberapa kelas, dilihat dari oktet pertamanya, seperti terlihat pada tabel. Sebenarnya yang menjadi pembeda kelas IP versi 4 adalah pola biner yang terdapat dalam oktet pertama (utamanya adalah bit-bit awal/high-order bit), tapi untuk lebih mudah mengingatnya, akan lebih cepat diingat dengan menggunakan representasi desimal.
Kelas Alamat IP     Oktet pertamaTemplate:Br(desimal)     Oktet pertamaTemplate:Br(biner)     Digunakan oleh
Kelas A     1–126     0xxx xxxx     Alamat unicast untuk jaringan skala besar
Kelas B     128–191     1xxx xxxx     Alamat unicast untuk jaringan skala menengah hingga skala besar
Kelas C     192–223     110x xxxx     Alamat unicast untuk jaringan skala kecil
Kelas D     224–239     1110 xxxx     Alamat multicast (bukan alamat unicast)
Kelas E     240–255     1111 xxxx     Direservasikan;umumnya digunakan sebagai alamat percobaan (eksperimen); (bukan alamat unicast)
Kelas A
Alamat-alamat unicast kelas A diberikan untuk jaringan skala besar. Nomor urut bit tertinggi di dalam alamat IP kelas A selalu diset dengan nilai 0 (nol). Tujuh bit berikutnya—untuk melengkapi oktet pertama—akan membuat sebuah network identifier. 24 bit sisanya (atau tiga oktet terakhir) merepresentasikan host identifier. Ini mengizinkan kelas A memiliki hingga 126 jaringan, dan 16,777,214 host tiap jaringannya. Alamat dengan oktet awal 127 tidak diizinkan, karena digunakan untuk mekanisme Interprocess Communication (IPC) di dalam mesin yang bersangkutan.
Kelas B
Alamat-alamat unicast kelas B dikhususkan untuk jaringan skala menengah hingga skala besar. Dua bit pertama di dalam oktet pertama alamat IP kelas B selalu diset ke bilangan biner 10. 14 bit berikutnya (untuk melengkapi dua oktet pertama), akan membuat sebuah network identifier. 16 bit sisanya (dua oktet terakhir) merepresentasikan host identifier. Kelas B dapat memiliki 16,384 network, dan 65,534 host untuk setiap network-nya.
Kelas C
Alamat IP unicast kelas C digunakan untuk jaringan berskala kecil. Tiga bit pertama di dalam oktet pertama alamat kelas C selalu diset ke nilai biner 110. 21 bit selanjutnya (untuk melengkapi tiga oktet pertama) akan membentuk sebuah network identifier. 8 bit sisanya (sebagai oktet terakhir) akan merepresentasikan host identifier. Ini memungkinkan pembuatan total 2,097,152 buah network, dan 254 host untuk setiap network-nya.
Kelas D
Alamat IP kelas D disediakan hanya untuk alamat-alamat IP multicast, sehingga berbeda dengan tiga kelas di atas. Empat bit pertama di dalam IP kelas D selalu diset ke bilangan biner 1110. 28 bit sisanya digunakan sebagai alamat yang dapat digunakan untuk mengenali host. Untuk lebih jelas mengenal alamat ini, lihat pada bagian Alamat Multicast IPv4.
Kelas E
Alamat IP kelas E disediakan sebagai alamat yang bersifat “eksperimental” atau percobaan dan dicadangkan untuk digunakan pada masa depan. Empat bit pertama selalu diset kepada bilangan biner 1111. 28 bit sisanya digunakan sebagai alamat yang dapat digunakan untuk mengenali host.
Kelas Alamat     Nilai oktet pertama     Bagian untuk Network Identifier     Bagian untuk Host Identifier     Jumlah jaringan maksimum     Jumlah host dalam satu jaringan maksimum
Kelas A     1–126     W     X.Y.Z     126     16,777,214
Kelas B     128–191     W.X     Y.Z     16,384     65,534
Kelas C     192–223     W.X.Y     Z     2,097,152     254
Kelas D     224-239     Multicast IP Address     Multicast IP Address     Multicast IP Address     Multicast IP Address
Kelas E     240-255     Dicadangkan; eksperimen     Dicadangkan; eksperimen     Dicadangkan; eksperimen     Dicadangkan; eksperimen
Catatan: Penggunaan kelas alamat IP sekarang tidak relevan lagi, mengingat sekarang alamat IP sudah tidak menggunakan kelas alamat lagi. Pengemban otoritas Internet telah melihat dengan jelas bahwa alamat yang dibagi ke dalam kelas-kelas seperti di atas sudah tidak mencukupi kebutuhan yang ada saat ini, di saat penggunaan Internet yang semakin meluas. Alamat IPv6 yang baru sekarang tidak menggunakan kelas-kelas seperti alamat IPv4. Alamat yang dibuat tanpa mempedulikan kelas disebut juga dengan classless address.
2.Alamat Broadcast, merupakan alamat IPv4 yang didesain agar diproses oleh setiap node IP dalam segmen jaringan yang sama. Alamat broadcast digunakan dalam komunikasi one-to-everyone.
Alamat broadcast IP versi 4 digunakan untuk menyampaikan paket-paket data “satu-untuk-semua”. Jika sebuah host pengirim yang hendak mengirimkan paket data dengan tujuan alamat broadcast, maka semua node yang terdapat di dalam segmen jaringan tersebut akan menerima paket tersebut dan memprosesnya. Berbeda dengan alamat IP unicast atau alamat IP multicast, alamat IP broadcast hanya dapat digunakan sebagai alamat tujuan saja, sehingga tidak dapat digunakan sebagai alamat sumber.
Ada empat buah jenis alamat IP broadcast, yakni network broadcast, subnet broadcast, all-subnets-directed broadcast, dan Limited Broadcast. Untuk setiap jenis alamat broadcast tersebut, paket IP broadcast akan dialamatkan kepada lapisan antarmuka jaringan dengan menggunakan alamat broadcast yang dimiliki oleh teknologi antarmuka jaringan yang digunakan. Sebagai contoh, untuk jaringan Ethernet dan Token Ring, semua paket broadcast IP akan dikirimkan ke alamat broadcast Ethernet dan Token Ring, yakni 0xFF-FF-FF-FF-FF-FF.
a.Network Broadcast
Alamat network broadcast IPv4 adalah alamat yang dibentuk dengan cara mengeset semua bit host menjadi 1 dalam sebuah alamat yang menggunakan kelas (classful). Contohnya adalah, dalam NetID 131.107.0.0/16, alamat broadcast-nya adalah 131.107.255.255. Alamat network broadcast digunakan untuk mengirimkan sebuah paket untuk semua host yang terdapat di dalam sebuah jaringan yang berbasis kelas. Router tidak dapat meneruskan paket-paket yang ditujukan dengan alamat network broadcast.
b.Subnet broadcast
Alamat subnet broadcast adalah alamat yang dibentuk dengan cara mengeset semua bit host menjadi 1 dalam sebuah alamat yang tidak menggunakan kelas (classless). Sebagai contoh, dalam NetID 131.107.26.0/24, alamat broadcast-nya adalah 131.107.26.255. Alamat subnet broadcast digunakan untuk mengirimkan paket ke semua host dalam sebuah jaringan yang telah dibagi dengan cara subnetting, atau supernetting. Router tidak dapat meneruskan paket-paket yang ditujukan dengan alamat subnet broadcast.
Alamat subnet broadcast tidak terdapat di dalam sebuah jaringan yang menggunakan kelas alamat IP, sementara itu, alamat network broadcast tidak terdapat di dalam sebuah jaringan yang tidak menggunakan kelas alamat IP.
c.All-subnets-directed broadcast
Alamat IP ini adalah alamat broadcast yang dibentuk dengan mengeset semua bit-bit network identifier yang asli yang berbasis kelas menjadi 1 untuk sebuah jaringan dengan alamat tak berkelas (classless). Sebuah paket jaringan yang dialamatkan ke alamat ini akan disampaikan ke semua host dalam semua subnet yang dibentuk dari network identifer yang berbasis kelas yang asli. Contoh untuk alamat ini adalah untuk sebuah network identifier 131.107.26.0/24, alamat all-subnets-directed broadcast untuknya adalah 131.107.255.255. Dengan kata lain, alamat ini adalah alamat jaringan broadcast dari network identifier alamat berbasis kelas yang asli. Dalam contoh di atas, alamat 131.107.26.0/24 yang merupakan alamat kelas B, yang secara default memiliki network identifer 16, maka alamatnya adalah 131.107.255.255.
Semua host dari sebuah jaringan dengan alamat tidak berkelas akan menengarkan dan memproses paket-paket yang dialamatkan ke alamat ini. RFC 922 mengharuskan router IP untuk meneruskan paket yang di-broadcast ke alamat ini ke semua subnet dalam jaringan berkelas yang asli. Meskipun demikian, hal ini belum banyak diimplementasikan.
Dengan banyaknya alamat network identifier yang tidak berkelas, maka alamat ini pun tidak relevan lagi dengan perkembangan jaringan. Menurut RFC 1812, penggunaan alamat jenis ini telah ditinggalkan.
d.Limited broadcast
Alamat ini adalah alamat yang dibentuk dengan mengeset semua 32 bit alamat IP versi 4 menjadi 1 (11111111111111111111111111111111 atau 255.255.255.255). Alamat ini digunakan ketika sebuah node IP harus melakukan penyampaian data secara one-to-everyone di dalam sebuah jaringan lokal tetapi ia belum mengetahui network identifier-nya. Contoh penggunaanya adalah ketika proses konfigurasi alamat secara otomatis dengan menggunakan Boot Protocol (BOOTP) atau Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP). Sebagai contoh, dengan DHCP, sebuah klien DHCP harus menggunakan alamat ini untuk semua lalu lintas yang dikirimkan hingga server DHCP memberikan sewaan alamat IP kepadanya.
Semua host, yang berbasis kelas atau tanpa kelas akan mendengarkan dan memproses paket jaringan yang dialamatkan ke alamat ini. Meskipun kelihatannya dengan menggunakan alamat ini, paket jaringan akan dikirimkan ke semua node di dalam semua jaringan, ternyata hal ini hanya terjadi di dalam jaringan lokal saja, dan tidak akan pernah diteruskan oleh router IP, mengingat paket data dibatasi saja hanya dalam segmen jaringan lokal saja. Karenanya, alamat ini disebut sebagai limited broadcast.
3.Alamat Multicast, merupakan alamat IPv4 yang didesain agar diproses oleh satu atau beberapa node dalam segmen jaringan yang sama atau berbeda. Alamat multicast digunakan dalam komunikasi one-to-many.
Alamat IP Multicast (multicast IP address) adalah alamat yang digunakan untuk menyampaikan satu paket kepada banyak penerima. Dalam sebuah intranet yang memiliki alamat multicast IPv4, sebuah paket yang ditujukan ke sebuah alamat multicast akan diteruskan oleh router ke subjaringan di mana terdapat host-host yang sedang berada dalam kondisi “listening” terhadap lalu lintas jaringan yang dikirimkan ke alamat multicast tersebut. Dengan cara ini, alamat multicast pun menjadi cara yang efisien untuk mengirimkan paket data dari satu sumber ke beberapa tujuan untuk beberapa jenis komunikasi. Alamat multicast didefinisikan dalam RFC 1112.
Alamat-alamat multicast IPv4 didefinisikan dalam ruang alamat kelas D, yakni 224.0.0.0/4, yang berkisar dari 224.0.0.0 hingga 239.255.255.255. Prefiks alamat 224.0.0.0/24 (dari alamat 224.0.0.0 hingga 224.0.0.255) tidak dapat digunakan karena dicadangkan untuk digunakan oleh lalu lintas multicast dalam subnet lokal.
Daftar alamat multicast yang ditetapkan oleh IANA dapat dilihat pada situs IANA
Alamat IP lainnya
Jika ada sebuah intranet tidak yang terkoneksi ke internet, semua alamat IP dapat digunakan. Jika koneksi dilakukan secara langsung (dengan menggunakan teknik routing) atau secara tidak langsung (dengan menggunakan proxy server), maka ada dua jenis alamat yang dapat digunakan di dalam internet, yaitu public address (alamat publik) dan private address (alamat pribadi).
1.Alamat publik
alamat publik adalah alamat-alamat yang telah ditetapkan oleh InterNIC dan berisi beberapa buah network identifier yang telah dijamin unik (artinya, tidak ada dua host yang menggunakan alamat yang sama) jika intranet tersebut telah terhubung ke Internet.
Ketika beberapa alamat publik telah ditetapkan, maka beberapa rute dapat diprogram ke dalam sebuah router sehingga lalu lintas data yang menuju alamat publik tersebut dapat mencapai lokasinya. Di internet, lalu lintas ke sebuah alamat publik tujuan dapat dicapai, selama masih terkoneksi dengan internet.
2.Alamat ilegal
Intranet-intranet pribadi yang tidak memiliki kemauan untuk mengoneksikan intranetnya ke internet dapat memilih alamat apapun yang mereka mau, meskipun menggunakan alamat publik yang telah ditetapkan oleh InterNIC. Jika sebuah organisasi selanjutnya memutuskan untuk menghubungkan intranetnya ke internet, skema alamat yang digunakannya mungkin dapat mengandung alamat-alamat yang mungkin telah ditetapkan oleh InterNIC atau organisasi lainnya. Alamat-alamat tersebut dapat menjadi konflik antara satu dan lainnya, sehingga disebut juga dengan illegal address, yang tidak dapat dihubungi oleh host lainnya.
3.Alamat Privat
Setiap node IP membutuhkan sebuah alamat IP yang secara global unik terhadap internetwork IP. Pada kasus internet, setiap node di dalam sebuah jaringan yang terhubung ke internet akan membutuhkan sebuah alamat yang unik secara global terhadap internet. Karena perkembangan internet yang sangat amat pesat, organisasi-organisasi yang menghubungkan intranet miliknya ke internet membutuhkan sebuah alamat publik untuk setiap node di dalam intranet miliknya tersebut. Tentu saja, hal ini akan membutuhkan sebuah alamat publik yang unik secara global.
Ketika menganalisis kebutuhan pengalamatan yang dibutuhkan oleh sebuah organisasi, para desainer internet memiliki pemikiran yaitu bagi kebanyakan organisasi, kebanyakan host di dalam intranet organisasi tersebut tidak harus terhubung secara langsung ke internet. Host-host yang membutuhkan sekumpulan layanan internet, seperti halnya akses terhadap web atau e-mail, biasanya mengakses layanan internet tersebut melalui gateway yang berjalan di atas lapisan aplikasi seperti proxy server atau e-mail server. Hasilnya, kebanyakan organisasi hanya membutuhkan alamat publik dalam jumlah sedikit saja yang nantinya digunakan oleh node-node tersebut (hanya untuk proxy, router, firewall, atau translator) yang terhubung secara langsung ke internet.
Untuk host-host di dalam sebuah organisasi yang tidak membutuhkan akses langsung ke internet, alamat-alamat IP yang bukan duplikat dari alamat publik yang telah ditetapkan mutlak dibutuhkan. Untuk mengatasi masalah pengalamatan ini, para desainer internet mereservasikan sebagian ruangan alamat IP dan menyebut bagian tersebut sebagai ruangan alamat pribadi. Sebuah alamat IP yang berada di dalam ruangan alamat pribadi tidak akan digunakan sebagai sebuah alamat publik. Alamat IP yang berada di dalam ruangan alamat pribadi dikenal juga dengan alamat pribadi. Karena di antara ruangan alamat publik dan ruangan alamat pribadi tidak saling melakukan overlapping, maka alamat pribadi tidak akan menduplikasi alamat publik, dan tidak pula sebaliknya.
Ruangan alamat pribadi yang ditentukan di dalam RFC 1918 didefinisikan di dalam tiga blok alamat berikut:
* 10.0.0.0/8
* 172.16.0.0/12
* 192.168.0.0/16
a.10.0.0.0/8
Jaringan pribadi (private network) 10.0.0.0/8 merupakan sebuah network identifier kelas A yang mengizinkan alamat IP yang valid dari 10.0.0.1 hingga 10.255.255.254. Private network 10.0.0.0/8 memiliki 24 bit host yang dapat digunakan untuk skema subnetting di dalam sebuah organisasi privat.
b.172.16.0.0/12
Jaringan pribadi 172.16.0.0/12 dapat diinterpretasikan sebagai sebuah block dari 16 network identifier kelas B atau sebagai sebuah ruangan alamat yang memiliki 20 bit yang dapat ditetapkan sebagai host identifier, yang dapat digunakan dengan menggunakan skema subnetting di dalam sebuah organisasi privat. Alamat jaringan privat 17.16.0.0/12 mengizinkan alamat-alamat IP yang valid dari 172.16.0.1 hingga 172.31.255.254.
c.192.168.0.0/16
Jaringan pribadi 192.168.0.0/16 dapat diinterpretasikan sebagai sebuah block dari 256 network identifier kelas C atau sebagai sebuah ruangan alamat yang memiliki 16 bit yang dapat ditetapkan sebagai host identifier yang dapat digunakan dengan menggunakan skema subnetting apapun di dalam sebuah organisasi privat. Alamat private network 192.168.0.0/16 dapat mendukung alamat-alamat IP yang valid dari 192.168.0.1 hingga 192.168.255.254.
d.169.254.0.0/16
Alamat jaringan ini dapat digunakan sebagai alamat privat karena memang IANA mengalokasikan untuk tidak menggunakannya. Alamat IP yang mungkin dalam ruang alamat ini adalah 169.254.0.1 hingga 169.254.255.254, dengan alamat subnet mask 255.255.0.0. Alamat ini digunakan sebagai alamat IP privat otomatis (dalam Windows, disebut dengan Automatic Private Internet Protocol Addressing (APIPA)).
Hasil dari penggunaan alamat-alamat privat ini oleh banyak organisasi adalah menghindari kehabisan dari alamat publik, mengingat pertumbuhan internet yang sangat pesat.
Karena alamat-alamat IP di dalam ruangan alamat pribadi tidak akan ditetapkan oleh Internet Network Information Center (InterNIC) (atau badan lainnya yang memiliki otoritas) sebagai alamat publik, maka tidak akan pernah ada rute yang menuju ke alamat-alamat pribadi tersebut di dalam router internet. Kompensasinya, alamat pribadi tidak dapat dijangkau dari internet. Oleh karena itu, semua lalu lintas dari sebuah host yang menggunakan sebuah alamat pribadi harus mengirim request tersebut ke sebuah gateway (seperti halnya proxy server), yang memiliki sebuah alamat publik yang valid, atau memiliki alamat pribadi yang telah ditranslasikan ke dalam sebuah alamat IP publik yang valid dengan menggunakan Network Address Translator (NAT) sebelum dikirimkan ke internet.
Format Paket IPv4
Paket-paket data dalam protokol IP dikirimkan dalam bentuk datagram. Sebuah datagram IP terdiri atas header IP dan muatan IP (payload). Header IP menyediakan dukungan untuk memetakan jaringan (routing), identifikasi muatan IP, ukuran header IP dan datagram IP, dukungan fragmentasi, dan juga IP Options. Sedangkan payload IP berisi informasi yang dikirimkan. Payload IP memiliki ukuran bervariasi, berkisar dari 8 byte hingga 65515 byte. Sebelum dikirimkan di dalam saluran jaringan, datagram IP akan “dibungkus” (encapsulation) dengan header protokol lapisan antarmuka jaringan dan trailer-nya, untuk membuat sebuah frame jaringan. Setiap datagram terdiri dari beberapa field yang memiliki fungsi tersendiri dan memiliki informasi yang berbeda – beda. Pada gambar di bawah ini . dapat dilihat struktur dari paket IPv4
Header IP terdiri atas beberapa field sebagai berikut:
a. Version. Digunakan untuk mengindikasikan versi dari header IP yang digunakan
b. Internet Header Length. Digunakan untuk mengindikasikan ukuran header IP.
c. Type of Service. Field ini digunakan untuk menentukan kualitas transmisi dari sebuah datagram IP.
d. Total Length. Merupakan panjang total dari datagram IP, yang mencakup header IP dan muatannya.
e. Identification. Digunakan untuk mengidentifikasikan sebuah paket IP tertentu yang akan difragmentasi..
f. Flags. Berisi dua buah flag yang berisi apakah sebuah datagram IP mengalami fragmentasi atau tidak.
* · Bit 0 = reserved, diisi 0.
* · Bit 1 = bila 0 bisa difragmentasi, bila 1 tidak dapat difragmentasi.
* · Bit 1 = bila 0 fragmentasi berakhir, bila 1 ada fragmentasi lagi.
g. Fragment Offset. Digunakan untuk mengidentifikasikan offset di mana fragmen yang bersangkutan dimulai, dihitung dari permulaan muatan IP yang belum dipecah.
h. Time to Live. Digunakan untuk mengidentifikasikan berapa banyak saluran jaringan di mana sebuah datagram IP dapat berjalan-jalan sebelum sebuah router mengabaikan datagram tersebut.
i. Protocol. Digunakan untuk mengidentifikasikan jenis protokol lapisan yang lebih tinggi yang dikandung oleh muatan IP.
J.Header Checksum. Field ini berguna hanya untuk melakukan pengecekan
integritas terhadap header IP.
k. Source IP Address. Mengandung alamat IP dari sumber host yang mengirimkan datagram IP tersebut.
l. Destination IP Address. Mengandung alamat IP tujuan ke mana datagram IP tersebut akan disampaikan,
Alamat IP versi 6
Berbeda dengan IPv4 yang hanya memiliki panjang 32-bit (jumlah total alamat yang dapat dicapainya mencapai 4,294,967,296 alamat), IPv6 memiliki panjang 128-bit. IPv4, meskipun total alamatnya mencapai 4 miliar, pada kenyataannya tidak sampai 4 miliar alamat, karena ada beberapa limitasi, sehingga implementasinya saat ini hanya mencapai beberapa ratus juta saja. IPv6, yang memiliki panjang 128-bit, memiliki total alamat yang mungkin hingga 2128=3,4 x 1038 alamat. Total alamat yang sangat besar ini bertujuan untuk menyediakan ruang alamat yang tidak akan habis (hingga beberapa masa ke depan), dan membentuk infrastruktur routing yang disusun secara hierarkis, sehingga mengurangi kompleksitas proses routing dan tabel routing.
Sama seperti halnya IPv4, IPv6 juga mengizinkan adanya DHCP Server sebagai pengatur alamat otomatis. Jika dalam IPv4 terdapat dynamic address dan static address, maka dalam IPv6, konfigurasi alamat dengan menggunakan DHCP Server dinamakan dengan stateful address configuration, sementara jika konfigurasi alamat IPv6 tanpa DHCP Server dinamakan dengan stateless address configuration.
Seperti halnya IPv4 yang menggunakan bit-bit pada tingkat tinggi (high-order bit) sebagai alamat jaringan sementara bit-bit pada tingkat rendah (low-order bit) sebagai alamat host, dalam IPv6 juga terjadi hal serupa. Dalam IPv6, bit-bit pada tingkat tinggi akan digunakan sebagai tanda pengenal jenis alamat IPv6, yang disebut dengan Format Prefix (FP). Dalam IPv6, tidak ada subnet mask, yang ada hanyalah Format Prefix.
Pengalamatan IPv6 didefinisikan dalam RFC 2373.
Format Alamat
Dalam IPv6, alamat 128-bit akan dibagi ke dalam 8 blok berukuran 16-bit, yang dapat dikonversikan ke dalam bilangan heksadesimal berukuran 4-digit. Setiap blok bilangan heksadesimal tersebut akan dipisahkan dengan tanda titik dua (:). Karenanya, format notasi yang digunakan oleh IPv6 juga sering disebut dengan colon-hexadecimal format, berbeda dengan IPv4 yang menggunakan dotted-decimal format.
Berikut ini adalah contoh alamat IPv6 dalam bentuk bilangan biner:
00100001110110100000000011010011000000000000000000101111001110110000001010101010000000001111111111111110001010001001110001011010
Untuk menerjemahkannya ke dalam bentuk notasi colon-hexadecimal format, angka-angka biner di atas harus dibagi ke dalam 8 buah blok berukuran 16-bit:
0010000111011010 0000000011010011 0000000000000000 0010111100111011 0000001010101010 0000000011111111 1111111000101000 1001110001011010
Lalu, setiap blok berukuran 16-bit tersebut harus dikonversikan ke dalam bilangan heksadesimal dan setiap bilangan heksadesimal tersebut dipisahkan dengan menggunakan tanda titik dua. Hasil konversinya adalah sebagai berikut:
21DA:00D3:0000:2F3B:02AA:00FF:FE28:9C5A
Penyederhanaan bentuk alamat
Alamat di atas juga dapat disederhanakan lagi dengan membuang angka 0 pada awal setiap blok yang berukuran 16-bit di atas, dengan menyisakan satu digit terakhir. Dengan membuang angka 0, alamat di atas disederhanakan menjadi:
21DA:D3:0:2F3B:2AA:FF:FE28:9C5A
Konvensi pengalamatan IPv6 juga mengizinkan penyederhanaan alamat lebih jauh lagi, yakni dengan membuang banyak karakter 0, pada sebuah alamat yang banyak angka 0-nya. Jika sebuah alamat IPv6 yang direpresentasikan dalam notasi colon-hexadecimal format mengandung beberapa blok 16-bit dengan angka 0, maka alamat tersebut dapat disederhanakan dengan menggunakan tanda dua buah titik dua (::). Untuk menghindari kebingungan, penyederhanaan alamat IPv6 dengan cara ini sebaiknya hanya digunakan sekali saja di dalam satu alamat, karena kemungkinan nantinya pengguna tidak dapat menentukan berapa banyak bit 0 yang direpresentasikan oleh setiap tanda dua titik dua (::) yang terdapat dalam alamat tersebut. Tabel berikut mengilustrasikan cara penggunaan hal ini.
Alamat asli     Alamat asli yang disederhanakan     Alamat setelah dikompres
FE80:0000:0000:0000:02AA:00FF:FE9A:4CA2     FE80:0:0:0:2AA:FF:FE9A:4CA2     FE80::2AA:FF:FE9A:4CA2
FF02:0000:0000:0000:0000:0000:0000:0002     FF02:0:0:0:0:0:0:2     FF02::2
Untuk menentukan berapa banyak bit bernilai 0 yang dibuang (dan digantikan dengan tanda dua titik dua) dalam sebuah alamat IPv6, dapat dilakukan dengan menghitung berapa banyak blok yang tersedia dalam alamat tersebut, yang kemudian dikurangkan dengan angka 8, dan angka tersebut dikalikan dengan 16. Sebagai contoh, alamat FF02::2 hanya mengandung dua blok alamat (blok FF02 dan blok 2). Maka, jumlah bit yang dibuang adalah (8-2) x 16 = 96 buah bit.
Format Prefix
Dalam IPv4, sebuah alamat dalam notasi dotted-decimal format dapat direpresentasikan dengan menggunakan angka prefiks yang merujuk kepada subnet mask. IPv6 juga memiliki angka prefiks, tapi tidak didugnakan untuk merujuk kepada subnet mask, karena memang IPv6 tidak mendukung subnet mask.
Prefiks adalah sebuah bagian dari alamat IP, di mana bit-bit memiliki nilai-nilai yang tetap atau bit-bit tersebut merupakan bagian dari sebuah rute atau subnet identifier. Prefiks dalam IPv6 direpesentasikan dengan cara yang sama seperti halnya prefiks alamat IPv4, yaitu [alamat]/[angka panjang prefiks]. Panjang prefiks mementukan jumlah bit terbesar paling kiri yang membuat prefiks subnet. Sebagai contoh, prefiks sebuah alamat IPv6 dapat direpresentasikan sebagai berikut:
3FFE:2900:D005:F28B::/64
Pada contoh di atas, 64 bit pertama dari alamat tersebut dianggap sebagai prefiks alamat, sementara 64 bit sisanya dianggap sebagai interface ID.
Jenis-jenis Alamat IPv6
IPv6 mendukung beberapa jenis format prefix, yakni sebagai berikut:
* Alamat Unicast, yang menyediakan komunikasi secara point-to-point, secara langsung antara dua host dalam sebuah jaringan.
* Alamat Multicast, yang menyediakan metode untuk mengirimkan sebuah paket data ke banyak host yang berada dalam group yang sama. Alamat ini digunakan dalam komunikasi one-to-many.
* Alamat Anycast, yang menyediakan metode penyampaian paket data kepada anggota terdekat dari sebuah group. Alamat ini digunakan dalam komunikasi one-to-one-of-many. Alamat ini juga digunakan hanya sebagai alamat tujuan (destination address) dan diberikan hanya kepada router, bukan kepada host-host biasa.
Jika dilihat dari cakupan alamatnya, alamat unicast dan anycast terbagi menjadi alamat-alamat berikut:
* Link-Local, merupakan sebuah jenis alamat yang mengizinkan sebuah komputer agar dapat berkomunikasi dengan komputer lainnya dalam satu subnet.
* Site-Local, merupakan sebuah jenis alamat yang mengizinkan sebuah komputer agar dapat berkomunikasi dengan komputer lainnya dalam sebuah intranet.
* Global Address, merupakan sebuah jenis alamat yang mengizinkan sebuah komputer agar dapat berkomunikasi dengan komputer lainnya dalam Internet IPv6.
Sementara itu, cakupan alamat multicast dimasukkan ke dalam struktur alamat.
Unicast Address
Alamat unicast IPv6 dapat diimplementasikan dalam berbagai jenis alamat, yakni:
* Alamat unicast global
* Alamat unicast site-local
* Alamat unicast link-local
* Alamat unicast yang belum ditentukan (unicast unspecified address)
* Alamat unicast loopback
* Alamat Unicast 6to4
* Alamat Unicast ISATAP
Unicast global addresses
Alamat unicast global IPv6 mirip dengan alamat publik dalam alamat IPv4. Dikenal juga sebagai Aggregatable Global Unicast Address. Seperti halnya alamat publik IPv4 yang dapat secara global dirujuk oleh host-host di Internet dengan menggunakan proses routing, alamat ini juga mengimplementasikan hal serupa. Struktur alamat IPv6 unicast global terbagi menjadi topologi tiga level (Public, Site, dan Node).
Field     Panjang     Keterangan
001     3 bit     Berfungsi sebagai tanda pengenal alamat, bahwa alamat ini adalah sebuah alamat IPv6 Unicast Global.
Top Level Aggregation Identifier (TLA ID)     13 bit     Berfungsi sebagai level tertinggi dalam hierarki routing. TLA ID diatur oleh Internet Assigned Name Authority (IANA), yang mengalokasikannya ke dalam daftar Internet registry, yang kemudian mengolasikan sebuah TLA ID ke sebuah ISP global.
Res     8 bit     Direservasikan untuk penggunaan pada masa yang akan datang (mungkin untuk memperluas TLA ID atau NLA ID).
Next Level Aggregation Identifier (NLA ID)     24 bit     Berfungsi sebagai tanda pengenal milik situs (site) kustomer tertentu.
Site Level Aggregation Identifier (SLA ID)     16 bit     Mengizinkan hingga 65536 (216) subnet dalam sebuah situs individu. SLA ID ditetapkan di dalam sebuah site. ISP tidak dapat mengubah bagian alamat ini.
Interface ID     64 bit     Berfungsi sebagai alamat dari sebuah node dalam subnet yang spesifik (yang ditentukan oleh SLA ID).
Unicast site-local addresses
Alamat unicast site-local IPv6 mirip dengan alamat privat dalam IPv4. Ruang lingkup dari sebuah alamat terdapat pada internetwork dalam sebuah site milik sebuah organisasi. Penggunaan alamat unicast global dan unicast site-local dalam sebuah jaringan adalah mungkin. Prefiks yang digunakan oleh alamat ini adalah FEC0::/48.
Field     Panjang     Keterangan
111111101100000000000000000000000000000000000000     48 bit     Nilai ketetapan alamat unicast site-local
Subnet Identifier     16 bit     Mengizinkan hingga 65536 (216) subnet dalam sebuah struktur subnet datar. Administrator juga dapat membagi bit-bit yang yang memiliki nilai tinggi (high-order bit) untuk membuat sebuah infrastruktur routing hierarkis.
Interface Identifier     64 bit     Berfungsi sebagai alamat dari sebuah node dalam subnet yang spesifik.
Unicast link-local address
Alamat unicast link-local adalah alamat yang digunakan oleh host-host dalam subnet yang sama. Alamat ini mirip dengan konfigurasi APIPA (Automatic Private Internet Protocol Addressing) dalam sistem operasi Microsoft Windows XP ke atas. host-host yang berada di dalam subnet yang sama akan menggunakan alamat-alamat ini secara otomatis agar dapat berkomunikasi. Alamat ini juga memiliki fungsi resolusi alamat, yang disebut dengan Neighbor Discovery. Prefiks alamat yang digunakan oleh jenis alamat ini adalah FE80::/64.
Field     Panjang     Keterangan
1111111010000000000000000000000000000000000000000000000000000000     64 bit     Berfungsi sebagai tanda pengenal alamat unicast link-local.
Interface ID     64 bit     Berfungsi sebagai alamat dari sebuah node dalam subnet yang spesifik.
Unicast unspecified address
Alamat Unicast yang belum ditentukan adalah alamat yang belum ditentukan oleh seorang administrator atau tidak menemukan sebuah DHCP Server untuk meminta alamat. Alamat ini sama dengan alamat IPv4 yang belum ditentukan, yakni 0.0.0.0. Nilai alamat ini dalam IPv6 adalah 0:0:0:0:0:0:0:0 atau dapat disingkat menjadi dua titik dua (::).
Unicast Loopback Address
Alamat unicast loopback adalah sebuah alamat yang digunakan untuk mekanisme interprocess communication (IPC) dalam sebuah host. Dalam IPv4, alamat yang ditetapkan adalah 127.0.0.1, sementara dalam IPv6 adalah 0:0:0:0:0:0:0:1, atau ::1.
Unicast 6to4 Address
Alamat unicast 6to4 adalah alamat yang digunakan oleh dua host IPv4 dan IPv6 dalam Internet IPv4 agar dapat saling berkomunikasi. Alamat ini sering digunakan sebagai pengganti alamat publik IPv4. Alamat ini aslinya menggunakan prefiks alamat 2002::/16, dengan tambahan 32 bit dari alamat publik IPv4 untuk membuat sebuah prefiks dengan panjang 48-bit, dengan format 2002:WWXX:YYZZ::/48, di mana WWXX dan YYZZ adalah representasi dalam notasi colon-decimal format dari notasi dotted-decimal format w.x.y.z dari alamat publik IPv4. Sebagai contoh alamat 157.60.91.123 diterjemahkan menjadi 2002:9D3C:5B7B::/48.
Meskipun demikian, alamat ini sering ditulis dalam format IPv6 Unicast global address, 2002:WWXX:YYZZ:SLA ID:Interface ID.
Unicast ISATAP Address
Alamat Unicast ISATAP adalah sebuah alamat yang digunakan oleh dua host IPv4 dan IPv6 dalam sebuah Intranet IPv4 agar dapat saling berkomunikasi. Alamat ini menggabungkan prefiks alamat unicast link-local, alamat unicast site-local atau alamat unicast global (yang dapat berupa prefiks alamat 6to4) yang berukuran 64-bit dengan 32-bit ISATAP Identifier (0000:5EFE), lalu diikuti dengan 32-bit alamat IPv4 yang dimiliki oleh interface atau sebuah host. Prefiks yang digunakan dalam alamat ini dinamakan dengan subnet prefix. Meski alamat 6to4 hanya dapat menangani alamat IPv4 publik saja, alamat ISATAP dapat menangani alamat pribadi IPv4 dan alamat publik IPv4.
Multicast Address
Alamat multicast IPv6 sama seperti halnya alamat multicast pada IPv4. Paket-paket yang ditujukan ke sebuah alamat multicast akan disampaikan terhadap semua interface yang dikenali oleh alamat tersebut. Prefiks alamat yang digunakan oleh alamat multicast IPv6 adalah FF00::/8.
Field     Panjang     Keterangan
1111 1111     8 bit     Tanda pengenal bahwa alamat ini adalah alamat multicast.
Flags     4 bit     Berfungsi sebagai tanda pengenal apakah alamat ini adalah alamat transient atau bukan. Jika nilainya 0, maka alamat ini bukan alamat transient, dan alamat ini merujuk kepada alamat multicast yang ditetapkan secara permanen. Jika nilainya 1, maka alamat ini adalah alamat transient.
Scope     4 bit     Berfungsi untuk mengindikasikan cakupan lalu lintas multicast, seperti halnya interface-local, link-local, site-local, organization-local atau global.
Group ID     112 bit     Berfungsi sebagai tanda pengenal group multicast
Anycast Address
Alamat Anycast dalam IPv6 mirip dengan alamat anycast dalam IPv4, tapi diimplementasikan dengan cara yang lebih efisien dibandingkan dengan IPv4. Umumnya, alamat anycast digunakan oleh Internet Service Provider (ISP) yang memiliki banyak klien. Meskipun alamat anycast menggunakan ruang alamat unicast, tapi fungsinya berbeda daripada alamat unicast.
IPv6 menggunakan alamat anycast untuk mengidentifikasikan beberapa interface yang berbeda. IPv6 akan menyampaikan paket-paket yang dialamatkan ke sebuah alamat anycast ke interface terdekat yang dikenali oleh alamat tersebut. Hal ini sangat berbeda dengan alamat multicast, yang menyampaikan paket ke banyak penerima, karena alamat anycast akan menyampaikan paket kepada salah satu dari banyak penerima.
Perbandingan Alamat IPv6 dan IPv4
Tabel berikut menjelaskan perbandingan karakteristik antara alamat IP versi 4 dan alamat IP versi 6.
Kriteria     Alamat IP versi 4
Alamat IP versi 6
Panjang alamat     32 bit     128 bit
Jumlah total host (teoritis)     232=±4 miliar host     2128
Menggunakan kelas alamat     Ya, kelas A, B, C, D, dan E. Template:BrBelakangan tidak digunakan lagi, mengingat telah tidak relevan dengan perkembangan jaringan Internet yang pesat.     Tidak
Alamat multicast     Kelas D, yaitu 224.0.0.0/4     Alamat multicast IPv6, yaitu FF00:/8
Alamat broadcast     Ada
Tidak ada
Alamat yang belum ditentukan     0.0.0.0     ::
Alamat loopback     127.0.0.1     ::1
Alamat IP publik     Alamat IP publik IPv4, yang ditetapkan oleh otoritas Internet (IANA)     Alamat IPv6 unicast global
Alamat IP pribadi     Alamat IP pribadi IPv4, yang ditetapkan oleh otoritas Internet
Alamat IPv6 unicast site-local (FEC0::/48)
Konfigurasi alamat otomatis     Ya (APIPA)     Alamat IPv6 unicast link-local (FE80::/64)
Representasi tekstual     Dotted decimal format notation     Colon hexadecimal format notation
Fungsi Prefiks     Subnet mask atau panjang prefiks     Panjang prefiks
Resolusi alamat DNS
A Resource Record (Single A)     AAAA Resource Record (Quad A)
sumber: http://www.ittelkom.ac.id dan http://opensource.telkomspeedy.com

Hypertext

Ted Holm Nelson dianggap sebagai orang pertama yang menggunakan istilah “hypertext” di pertengahan tahun 1960an. Dua puluh tahun setelah dia memperkenalkan istilah itu, Nelson meresmikan definisinya sendiri, yaitu “nonsequential writing - text that branches and allows choice to the reader, best read at an interactive screen” (penulisan secara tidak berurutan –teks yang bercabang-cabang dan mengijinkan pembacanya memilih percabangan itu, sangat cocok untuk ditampilkan di layar interaktif)[1]. Waktu itu, dia pun sebenarnya masih “mengeluh” di dalam bukunya Literary Machines (1981):
“Sayang sekali, orang-orang tidak mengerti. Sebagian besar atau mungkin seluruh kegiatan membaca dan menulis akan kita lakukan pada abad ini di layar kaca… Saya ingin mengulas persoalan membaca dan menulis di atas layar ini, dan ada semesta baru yang akan tercipta dari kegiatan itu, dan kita akan hidup di dalamnya. Vannevar Bush sudah berpesan kepada kita di tahun 1945… tetapi pemikirannya telah diabaikan oleh sebagian besar orang. Ada yang mengatakan idenya terlalu mengawang-awang. Ada yang mengatakan terlalu sederhana… “
Keluhan di atas berkaitan dengan keprihatinan Nelson melihat perkembangan penelitian di bidang komputer pada saat itu, hanya sepuluh tahun sebelum akhirnya Internet lahir dan mengubah dunia informasi untuk selama-lamanya. Dia juga secara khusus mengacu ke proyek Xanadu yang dipimpinnya, sebuah proyek percontohan yang sangat ambisius dan menyeluruh tentang sebuah jaringan raksasa berisi berbagai teks, foto, film, dan suara yang saling berkaitan, sambung-menyambung, menjadi sebuah mesin raksasa. Lalu, setiap orang, dari mana saja, dapat menggunakan mesin ini untuk mengambil data dan informasi bagi keperluan pribadi maupun keperluan pekerjaan. Mimpi ini tentu saja sekarang tak asing lagi, setelah akhirnya Internet menjadi realitas. Namun, Xanadu Project itu sendiri akhirnya terbengkalai dan dihentikan.

Sistem berbasis hypertext pertama yang dianggap benar-benar operasional dibangun pada tahun 1967 oleh tim peneliti yang dipimpin Dr. Andries van Dam dari Brown University. Penelitiannya ini didanai oleh IBM yang akhirnya memproduksi Hypertext Editing System untuk dijalankan di komputer besar (mainframe) IBM/360. Sistem ini kemudian dijual kepada pengelola program ruang angkasa Amerika Serikat, yaitu Houston Manned Spacecraft Center untuk program roket Apollo mereka. Setahun kemudian, van Dam mengembangkan prototipe baru yang diberi nama FRESS, alias File Retrieval and Editing System yang ia jual untuk dijadikan produk komersial oleh Philips. Sementara itu ada perkembangan lain yang akhirnya akan ikut menentukan nasib program-program hypertext, yaitu penemuan alat yang kini dinamakan mouse itu. Doug Engelbart dari Stanford Research Institute adalah pencipta mouse yang menurutnya diinspirasi oleh ide Nelson tentang hypertext. Tahun 1968 Engelbart merilis program yang diberinama NLS alias oN Line System, sebuah sistem hypertext berisi lebih dari 100.000 makalah, laporan penelitian, catatan, dan rujukan-silang (cross references). Sistem inilah yang menginspirasi jurnal elektronik dan berbagai portal kelak di kemudian hari.

Tahun 1972, para peneliti di Carnegie-Mellon University mulai mengembangkan ZOG (bukan singkatan apapun, dan nama ini dipilih secara sembarangan saja!), sebuah pangkalan data berukuran besar yang dirancang untuk lingkungan pemakaian bersama (multiuser). Pangkalan data ZOG adalah pangkalan data yang sepenuhnya teks, sehingga dapat pula dianggap sebagai cikal bakal jurnal elektronik. Semua data disimpan di sebuah induk, yang pada awalnya adalah sebuah mainframe IBM. Sistem ini kemudian dipakai untuk keperluan militer, yaitu sebagai bagian dari sistem informasi di atas kapal induk bertenaga nuklir milik Amerika Serikat, USS Carl Vinson.

Pada tahun 1978, Andrew Lippman dari MIT Architecture Machine Group, mengembangkan sistem yang dianggap menjadi cikal bakal dari hypermedia, yang diberi nama Aspen Movie Map. Sistem ini merupakan sebuah simulasi virtual yang membawa penggunanya berjalan-jalan di kota Aspen, sebuah kota di negara bagian Colorado, Amerika Serikat. Untuk membuatnya, Lippman menggunakan empat kamera yang menyorot ke berbagai arah, dan diletakkan di atas truk yang berkeliling Aspen. Dengan kamera-kamera ini, Lippman membuat berbagai potongan film yang kemudian dirangkai menjadi sebuah sistem yang dapat diperintah oleh pengguna. Jadilah ini sebuah sistem hypermedia pertama yang kelak menginspirasi pembuatan virtual tour dalam format digital. Berbagai permainan (games) komputer juga terinspirasi oleh proyek Lippman ini.

Kita segera dapat mengaitkan perkembangan-perkembangan masa lampau di atas untuk memahami keberadaan perpustakaan digital saat ini, terutama sebagai sebuah sistem penyimpan dan penemu-kembali informasi. Apalagi jika kita melihat pula perkembangan teknologi yang digunakan di perpustakaan di masa yang sama, sebelum komputer dan Internet merajalela seperti sekarang. Misalnya, kita dapat melacak ke belakang, ketika teknologi penyimpanan informasi secara terpampat masih dalam bentuk film mikro (microfilm). Penggunaan teknologi ini dimulai jauh sebelum era komputer, yaitu di tahun 1935, ketika seluruh edisi The New York Times dari tahun 1914 sampai tahun 1918 diterbitkan ulang sebagai gulungan film mikro oleh Eastman Kodak Recordak Division. Dua tahun kemudian, Eugene Power mendirikan University Microfilms yang mengkhususkan diri pada produksi film mikro karya akademik. Dua dekade kemudian, The New York Times secara reguler menerbitkan versi film mikro untuk pelanggan.

Industri penerbitan film mikro mulai tumbuh pesat tahun 1950an ketika perpustakaan-perpustakaan mulai menjadikan media ini sebagai salah satu koleksi utama mereka. Tujuannya adalah untuk menghemat tempat, dan secara tidak langsung upaya ini menjadi jembatan dari era cetak ke era elektronik. Perlu juga kiranya disadari bahwa media film mikro dipandang lebih sebagai media penyimpan, tidak dilengkapi fasilitas temu kembali yang ekstensif. Tentu saja kita kemudian tahu bahwa film mikro akhirnya mengalami kemunduran pesat dan bahkan lalu nyaris punah ketika komputer mulai merasuk ke kehidupan manusia.

Dunia perpustakaan mengenal komputer pertama kalinya bukan sebagai alat penyimpan seperti film mikro itu. Bentuk-bentuk awal teks digital yang ada di perpustakaan adalah katalog, bibliografi, dan indeks. Dengan kata lain, dunia perpustakaan menggunakan komputer untuk mengelola metadata, alias informasi tentang buku, bukan untuk mengelola buku itu sendiri. Buku digital baru di belakang hari datang menjadi penghuni perpustakaan, itu pun sampai sekarang masih belum sepenuhnya diterima sebagai bagian koleksi perpustakaan. Perpustakaan lebih mengenal komputer lewat program MARC (Machine Readable Cataloguing) yang mulai dipakai di Amerika Serikat tahun 1965. Namun perkenalan ini bukan satu-satunya jalan masuk komputer ke perpustakaan. Pada tahun yang sama asosiasi pustakawan AS, yaitu American Library Association mendanai sebuah proyek yang diberi nama Library/USA. Proyek ini membangun sebuah sistem yang melayani pengguna seperti sebuah layanan rujukan. Pengguna dapat mengajukan pertanyaan tentang berbagai hal (tentu saja “berbagai hal” ini terbatas pada lingkup subjek perpustakaan), kemudian komputer UNIVAC menjawab dalam bentuk tercetak.

Teknologi komputer juga mendorong kelahiran konsep pengatalogan bersama (shared cataloging). Dua orang pustakawan perguruan tinggi di Amerika Serikat, yaitu Ralph Parker dan Frederick G. Kilgour mengusulkan sebuah proposal pembangunan jaringan komputer yang memungkinkan pustakawan membuat satu katalog saja untuk setiap buku, lalu pustakawan lainnya tinggal menyalin katalog itu. Ide ini kemudian menjadi kenyataan ketika Kilgour memimpin Ohio College Library Center (OCLC) untuk mengubah perpustakaan kecil ini menjadi pusat bagi 1600 perpustakaan lainnya dalam pengatalogan. Ia pensiun tahun 1995, dan kini OCLC adalah sebuah lembaga internasional dengan 50 juta katalog digital. Pangkalan datanya menjadi tempat nyantol tak kurang dari 50.000 perpustakaan di seluruh dunia yang menyalin katalog OCLC untuk digunakan secara lokal.

Selain kelahiran MARC dan jaringan pengatalogan, tahun 1965 kita juga menyaksikan kiprah pustakawan lainnya, yaitu Roger Summit, yang bekerja untuk Lockheed Missile and Space Company dan badan ruang angkasa Amerika Serikat (NASA). Dari tangannya lah pada tahun 1969 lahir sebuah sistem temu-kembali terpasang (online retrieval system) yang diberi nama resmi NASA/RECON (Remote Console Information Retrieval System), tetapi oleh Summit sendiri diberi nama yang lebih populer, yaitu “Dialog”. Di saat yang sama, sebuah jaringan komputer bernama ARPANET dibangun oleh Advanced Research Projects Agency (ARPA) untuk menyambungkan empat universitas besar. Kita tahu, pada tahun 1970-an, ARPANET menjelma menjadi Internet ketika protokol TCP/IP ciptaan Bob Kahn dan Vint Cerf disepakati sebagai “bahasa internasional” untuk mesin-mesin komputer.

Sementara itu, di dunia perpustakaan dan informasi pada tahun 1972 berdirilah Dialog Information Retrieval Service milik Lockheed, sebuah perusahaan yang menjajakan pangkalan data terpasang (online) untuk para pelanggan yang tersambung lewat jaringan komputer. Perpustakaan adalah institusi pelanggan yang segera memanfaatkan jasa ini. Dua pangkalan data yang cepat sekali tumbuh adalah ERIC (Educational Resources Information Center) dan NTIS (National Technical Information Service). Sejak akhir 1970-an industri online database tumbuh pesat mengikuti pertumbuhan Internet. Kemajuan-kemajuan teknologi world wide web akhirnya “menyatukan” teknologi hypertext yang sebelumnya seolah-olah berdiri sendiri, dengan teknologi penyimpanan dan temu-kembali teks dalam jumlah besar. Jurnal elektronik bertumbuhan, jasa-jasa informasi komersial maupun gratis memenuhi Internet, dan kemudahan pencarian lewat search engine pun melengkapi fenomena ini. Sekarang, mungkin sudah sulit memisah-misahkan satu teknologi dari lainnya. Teknologi informasi dan telekomunikasi sudah terintegrasi; perpustakaan digital pun lahir serta berkembang di dalamnya.

Kalau sekarang orang-orang memakai istilah hypertext seringkali yang muncul adalah berbagai pengertian. Kathleen Gygi (1990: 282) melihat setidaknya ada dua kategori pengertian hypertext, yaitu kategori luas atau umum (diistilahkan sebagai “broad-spectrum”) yang dikelompokkannya dalam Grup I, dan kategori klinis (“more clinical variety”) di dalam Grup II. Menurut Gygi, pengertian yang ada di Grup I pada umumnya digunakan di media massa, iklan, dan terbitan-terbitan komersial, sementara pengertian di Grup II kebanyakan digunakan oleh jurnal ilmiah dan lingkungan akademik. Perbedaan antara Grup I dan Grup II dapat dilihat di daftar berikut:

Grup I
• Hypertext merupakan teknologi pengaitan (association) bukan pengindeksan.
• Hypertext adalah sebuah format penyajian ide secara tidak berurutan (nonsequential).
• Hypertext adalah alternatif bagi pendekatan tradisional dan garis-lurus (linear) dalam penyajian dan pengolahan informasi.
• Hypertext bersifat nonlinear dan berubah-ubah (dynamic).
• Dalam hypertext, isi-pernyataan tidak terikat oleh struktur dan pengorganisasian.

Grup II
• Hypermedia adalah sebuah cara mengembangkan sistem representasi dan manajemen informasi di dalam sebuah jaringan noktah (nodes) yang saling terhubung melalui kaitan-kaitan (links).
• Hypertext adalah : (1) sebentuk dokumen elektronik, (2) sebuah pendekatan dalam manajemen informasi yang memanfaatkan teknologi penyimpanan data di dalam sebuah jaringan yang mengandung berbagai noktah dan kaitan. Fasilitas ini kemudian dimanfaatkan melalui perawak alias browsers interaktif dan dimanipulasi dengan sebuah alat penyunting (editor).
• Hypertext mengandung sebuah teknik pengelolaan informasi tekstual dengan cara yang rumit dan non-linear untuk membantu manusia menjelajahi sekumpulan pengetahuan yang amat besar. Secara konseptual, sebuah pangkalan data hypertext dapat dilihat sebagai sebuah bentuk grafis terarah (directed graph) di mana setiap noktah grafis adalah sekeping teks dan setiap tepian-tepian dari noktah itu terhubung dengan kepingan teks lainnya. Lalu ada sebuah antarmuka (interface) yang memungkinkan pengguna teks untuk memanfaatkan teks tersebut, mengarahkan “perjalanan”-nya di dalam jaringan teks dengan berpindah-pindah teks melalui berbagai kaitan yang tersedia. Juga terdapat berbagai jendela (windows) yang terhubung ke berbagai objek di dalam pangkalan data. Antara satu objek dengan yang lainnya terdapat kaitan-kaitan, baik secara grafis maupun sebagai butiran penunjuk (pointers).
Dari kedua kelompok pengertian, dan terutama dari kelompok pengertian di Grup II, terlihat bahwa hypertext setidaknya mengandung 3 unsur dan konsep penting. Pertama adalah konsep tentang noktah (nodes) sebagai sebuah unit yang bermakna (semantic unit) baik berupa teks sepenuhnya maupun multimedia. Kedua, noktah-noktah ini saling berhubungan lewat kaitan (links), sedemikian rupa sehingga orang dapat berpindah-pindah noktah secara cepat. Ketiga, sebuah perangkat antarmuka yang bersifat interaktif dan dinamis digunakan seseorang untuk menjelajah jaringan informasi dengan cara dan pola yang ditetapkannya sendiri.

Hypertext tentu saja juga adalah teknologi elektronik dan digital, sehingga unsur ketiga di atas amat penting untuk dipahami. Antarmuka yang interaktif dan dinamis ini tidak ada di teknologi cetak. Dua unsur lainnya masih mungkin ada di teknologi cetak, karena pada dasarnya setiap teks memiliki kepingan-kepingan yang saling berhubungan, seperti sebuah buku yang terdiri dari berbagai bab dan bagian yang saling berhubungan dan saling merujuk. Demikian pula, semua teks pada dasarnya mengandung upaya pengaitan (asosiasi), terutama karena semua manusia selalu melakukan asosiasi di pikirannya ketika sedang membaca. Teknologi hypertext berbeda dari teknologi teks lainnya karena asosiasi dan pengaitan ini tersedia dan tercipta lewat antarmuka manusia-komputer. Dengan teknologi Internet, asosiasi yang amat rumit ini menjadi sekaligus amat luas, menciptakan koneksi yang terbuka (open ended) sebab setiap manusia boleh memilih hendak mengaitkan satu hal dengan hal lainnya, tanpa harus mengikuti hirarki tertentu yang sudah ada sebelumnya. Di sinilah unsur antarmuka yang interaktif dan dinamis menegaskan perbedaan hypertext dari teknologi teks lainnya.
________________________________________
[1] Saat ini, walaupun hypertext lebih sering dikaitkan dengan teks elektronik, namun ide dasarnya dapat diberlakukan untuk segala jenis teks. Hypertext dapat dilihat sebagai cara menyajikan teks yang sebagian besar bersifat linear (mengikuti “garis” dari awal ke akhir), tetapi juga tidak harus selalu begitu. Lebih penting dalam ide dasar hypertext adalah adanya kemungkinan teks ini disaling-kaitkan dengan teks-teks lain, sedemikian rupa sehingga sebenarnya tidak sungguh-sungguh ada awal dan akhir yang mengikuti garis lurus. Pembaca boleh “melompat” dari satu teks ke teks lainnya semau dia. Untuk memungkinkan hal ini, maka biasanya sebuah hypertext tidak hanya berisi serangkaian kata, namun juga sebuah noktah atau titik-tolak (node) yang berfungsi sebagai pengait (link) ke teks lain. Setelah muncul teknologi untuk menyajikan berbagai format dan media di layar komputer, maka noktah dan pengait ini memungkinkan terciptanya hypermedia dan akhirnya sebuah jaring raksasa yang kita sebut Web atau Internet.
Internat Service Provider
1. ISP
Pengertian
ISP (Internet Service Provider) adalah perusahaan atau badan usaha yang menjual koneksi internet atau sejenisnya kepada pelanggan. ISP awalnya sangat identik dengan jaringan telepon, karena dulu ISP menjual koneksi atau access internet melalui jaringan telepon. Seperti salah satunya adalah telkomnet instant dari Telkom.
Sekarang, dengan perkembangan teknologi ISP itu berkembang tidak hanya dengan menggunakan jaringan telepon tapi juga menggunakan teknologi seperti fiber optic dan wireless. Di Bali, denpasar pada khususnya ISP dengan teknologi wireless paling banyaktumbuh.
Sumber : http://en.wikipedia.org/wiki/ISP
Karena teknologi ini “paling murah”. Tidak perlu membangun jaringan kabel, mudah dipindahkan, tidak ada biaya ijin dan lain-lain.
Lalu gimana sebenarnya kerja internet dengan adanya ISP ini?
ISP terkoneksi satu sama lain dalam Internet Exchange, interkoneksi. Sebagian besar ISP memerlukan upstream. ISP yang tidak memiliki upstream disebut Tier1, tier1 hanya memiliki pelanggan dan interkoneksi.
2. Prosedur berlangganan
Pelanggan yang berlangganan dengan sebuah ISP harus mengikuti aturan-aturan berlangganan yang ditetapkan oleh ISP tersebut. Biasanya masing-masing ISP memiliki kebijakan-kebijakan tersendiri namun pada umumnya ISP-ISP tersebut melarang pelanggan untuk menggunakan koneksi internet untuk keperluan-keperluan yang negative dan melanggar hukum.
Kita mungkin sudah kenal dengan Telkomnet instant, produk layanan internet ini adalah salah satu produk internet yang sudah cukup lama hadir di masyarakat. Pemakai sangat gampang dalam melakukan koneksi ke internet, cukup sediakan sebuah modem yang terhubung ke PC dan line telepon, pelanggan langsung bisa melakukan koneksi dengan mudah, cukup dial nomer tertentu masukkan username dan password, beres?.
Tipe layanan dari ISP biasanya dapat kita kategorikan menjadi 2 bagian yaitu :
1. Dial on demand Internet
Dial on demand ini adalah layanan internet dimana pelanggan tidak terkoneksi secara terus menerus ke internet. Pelanggan akan dibebani biaya berdasarkan lamanya mereka terkoneksi ke internet.
Contoh layanan internet dial on demand adalah : Telkomnet instant dari Telkom, layanan-layanan dial up dari ISP yang lain, juga beberapa layanan dari ISP wireless local.
2. Dedicated Internet
Pelanggan yang menggunakan dedicated internet akan terhubung terus dengan internet 24/7. Sistem pembayaran dari layanan ini juga biasanya dilakukan per bulan dimana pelanggan akan membayar sesuai dengan paket yang ditawarkan, baik selama sebulan tersebut pengguna memang benar menggunakan internet 24 jam penuh atau tidak.
Sistem dedicated ini biasanya mahal, dan biasanya untuk menekan biaya langganan, ISP memberikan beberapa metode untuk menekan harga misalnya dengan membatasi jumlah data yang boleh didownload dan diupload oleh pelanggan selama 1 bulan. Jumlah batasan data ini biasanya disebut dengan quota.
Contoh layanan internet dedicated internet adalah layanan-layanan dari Channel 11, ERA AKSES, Speedy dari Telkom dan layanan-layanan dari ISP wireless local.
3. Isi dari ISP
Apa sih isi dari ISP itu?
ISP itu isinya adalah orang dan peralatan-peralatan yang diperlukan untuk memberikan service koneksi internet kepada pelanggan-pelanggannya Peralatan-peralatan tersebut biasanya berupa server, router, peralatan-peralatan untuk koneksi ke pelanggan-pelanggannya dan peralatan-peralatan interkoneksi mereka ke upstream. Biasanya ISP bekerja sama dengan operator jaringan dalam menjalankan usahanya. Jadi ada juga ISP yang tidak memiliki peralatan jaringan. Mereka hanya punya SDM untuk penjualan, customer support dan billing atau penagihan. Sisanya, mulai bandwidth, system jaringan, diserahkan kepada operator jaringan. Misalnya saya adalah sebuah ISP bekerja sama dengan pemilik jaringan telepon untuk membuat system koneksi internet dial up. Saya juga membeli bandwidth dari pemilik jaringan telepon tersebut dan saya terima beres semuanya. Setelah itu saya tinggal menjual produk internet dial up tersebut, menyediakan system customer support dan menangani pembayaran.
4. FAQ tentang Pemilihan ISP
Pertanyaan-pertanyaan yang sering saya jumpai :
1. Mengapa ISP tidak bisa membersihkan virus?
Yang bisa membersihkan virus adalah sebuah program antivirus. Antivirus hanya bisa mengidentifikasikan atau menebak sebuah file/data/program itu adalah virus, jika file/data/program itu sudah utuh.
Sedangkan file/data/program yang diterima dan dilewatkan oleh ISP itu adalah dalam bentuk pecahan.
2. ISP yang bagus :
Kriteria apa sih yang bisa dipakai acuan oleh calon pengguna internet ?
a. Pelanggannya banyak
Sebuah ISP dengan ratusan pelanggan, mestinya secara kualitas lebih baik dibanding ISP yang masih memiliki puluhan pelanggan. Sebab ngga mungkin donk ratusan orang salah pilih. Dan kesempatan calon pelanggan untuk bertanya kepada pengguna ISP tersebut juga semakin gampang. Malah bisa jadi teman anda sudah menggunakannya. Kan lebih enak kalau kata ISP tersebut bagus atau tidak keluar dari teman yang bisa kita percaya.
Jadi pertanyaan calon pengguna internet kepada bagian marketing atau sales dari sebuah ISP adalah : Berapa jumlah pelanggan Anda?
b. Service.
ISP dan jaringan computer yang saling berkaitan pada dasarnya dibangun pada sebuah system yang tidak reliable. Masalah pada koneksi internet itu sangat lumrah terjadi. Bencana alam, kesalahan manusia, umur peralatan, kesalahan manusia saat mengoperasikan peralatan, listrik dsb bisa menyebabkan koneksi internet pelanggan mati. Jadi pastikan saat anda mengalami masalah dengan internet anda mempunyai tempat untuk berkonsultasi. Setidaknya anda tahu nanti masalah terjadi dimana dan kira-kira kita harus bagaimana sekarang untuk bisa mendapatkan koneksi internet lagi.
Ini penting bagi anda-anda yang awam dengan internet dan orang-orang yang menggunakan internet 24 jam sehari.
Kemudian jaminan-jaminan apa yang akan anda dapatkan jika menggunakan layanan sebuah ISP?
Sebab harga insvestasi awal untuk melakukan koneksi ke internet masih cukup mahal ya. Apakah ada jaminan terhadap investasi anda tersebut, kemudian jaminannya dalam bentuk apa?
Apakah ada kontrak khusus dengan anda, dan bagaimana sistemnya?
c. Mempunyai system redundancy.
System redundancy itu apa sih?
Bahasa awamnya adalah system koneksi cadangan. Dimana koneksi ini akan berfungsi jika koneksi utama mereka mati. Sangat penting, seperti kondisi saat kabel FO dunia di Taiwan putus, kalau ISPnya tidak memiliki koneksi cadangan yang bagus, maka dipastikan selama 3 minggu koneksi anda tidak akan bisa digunakan.
d. Harga
Iya, harga sebenarnya adalah factor utama. Tapi sebenarnya pemilihan koneksi internet bagusnya dilihat dari perbandiangan antara harga dengan bandwidth dan kebutuhan anda. Sebab sekarang harga bandwidth internet di Denpasar sudah cukup standar dimana umumnya internet paling murah itu rata-rata dimulai dari 300ribu rupiah, walaupun ada saya dengar bisa 100-200ribu rupiah tapi saya belum pernah ketemu langsung dengan orang yang menggunakannnya.
Harga sebanding dengan bandwidth atau kecepatan internet. Semakin murah, semakin kecil kecepatannya. Kita tidak perlu berargumen banyak dalam hal ini sebab, fakta secara teknis memang begitu. Kalau dari sisi marketing, beda cerita lah